Surjono Surjono
Universitas Pendidikan Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan kurikulum pendidikan dan pelatihan (diklat) guru profesional SD kelas awal di Provinsi Banten Surjono Surjono
Inovasi Kurikulum Vol. 12 No. 2 (2015): Inovasi Kurikulum, August 2015
Publisher : Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64014/jik.v12i2.48233

Abstract

Tingkat kompetensi guru sangat rendah. Guru harus diberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan. Profesi guru merupakan soft profession, harus diberikan pelatihan (in-service training) secara rutin. Permasalahannya adalah belum ada kurikulum diklat yang lengkap untuk peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan dokumen kurikulum diklat guru profesional SD kelas awal yang komprehensif meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial di Provinsi Banten. Penelitian menggunakan metode campuran (mixed methods), yaitu mengombinasikan pendekatan kuantitatif dan kualitatif dalam pengumpulan dan analisis data. Ada empat kegiatan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu: studi pendahuluan, training need assessment dengan survei, perumusan kurikulum diklat dengan pendekatan kualitatif dan validasi dokumen kurikulum dengan teknik delphi. Hasil penelitian adalah dokumen kurikulum diklat guru profesional SD kelas awal yang komprehensif meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi profesional, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial di Provinsi Banten yang dapat digunakan sebagai pedoman dalam penyelenggaraan diklat. Keempat kompetensi guru tersebut memang harus dikembangkan secara bersama-sama karena satu dengan lainnya saling mempengaruhi. Penguasaan keempat kompetensi secara baik akan membentuk guru yang bermutu. Guru yang bermutu merupakan syarat mutlak hadirnya sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas. Implikasi dari temuan penelitian ini adalah dalam penyelenggaraan diklat guru, struktur kurikulumnya harus mengombinasikan keempat kompetensi guru. Hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai acuan dalam pengembangan kurikulum diklat guru.