Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pendekatan pemasaran dari produk sampingan yang dihasilkan oleh Kandang Komunal Kelompok Tani Subur Lestari. Produk sampingan ini terkait dengan pupuk organik yang berasal dari pengolahan limbah dari ternak sapi. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, pengamatan, dan dokumentasi yang ditujukan kepada anggota kelompok tani serta konsumen. Data dianallisis menggunakan metode deskriptif dengan merujuk pada konsep bauran pemasaran (4P) yang mencakup produk, harga, tenpat, dan promosi.Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa metode pemasaran yang digunakan masih tradisional dan belum mencapai level optimal. Meskipun produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang cukup baik, namun tidak ada perbedaan yang jelas dalam aspek kemasan dan merek. Penetapan harga masih belum diatur dengan standar yang jelas, distribusi produk terbatas pada area lokal, dan promosi masih mengandalkan teknik dari mulut ke mulut. Situasi ini menjadi hambatan untuk memperluas jangkauan pasar serta meningkatkan daya saing produk. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan perlunya pengembangan strategi pemasaran yang lebih terpadu dan inovatif, terutama dengan fokus pada peningkatan kualitas produk, penetapan harga yang lebih konsisten, perluasan jaringan distribusi, serta penggunaan teknologi digital dalam aktivitas promosi. Penguatan organisasi kelompok tani juga merupakan faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pemasaran yang berkelanjutan.