LATAR BELAKANG Nyeri kepala tipe tegang merupakan salah satu jenis nyeri kepala primer yang menyerang seorang individu dengan prevalensi seumur hidup berkisar antara 20 hingga 87 %. Kondisi insomnia menjadi faktor risiko bagi nyeri kepala tipe tegang. Waktu tidur yang tidak cukup berhubungan dengan peningkatan intensitas nyeri kepala demikian juga ketika seseorang mengalami serangan nyeri kepala menyebabkannya sulit untuk memulai tidur. Kondisi ini berdampak penurunan kapasitas fungsional dan kualitas hidup seseorang. Penelitian ini bertujuan menilai hubungan insomnia dan nyeri kepala tipe tegang pada pekerja kantoran. METODE Penelitian dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan potong lintang dilakukan pada bulan Agustus hingga November 2023, berlokasi di Kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang. Subjek penelitian adalah 152 orang pekerja yang memenuhi kriteria insklusi dan eksklusi, dipilih dengan Teknik consecutive non-random sampling. Instrumen yang digunakan adalah Insomnia Severity Index (ISI) dan Headache Screening Questionare (HSQ). Uji Chi-square digunakan untuk menilai hubungan kedua variabel dengan nilai kemaknaan p < 0,05. HASIL Subjek terbanyak di kisaran usia 25 – 34 tahun sebesar 86,2 % dan sebanyak 53,3 % berjenis kelamin laki laki. Sebanyak 61,8 % mengalami insomnia dari tingkat ringan hingga berat. Subjek yang menderita nyeri kepala tipe tegang atau kemungkinan menderita sebanyak 69,1%. Uji Chi-square terhadap hubungan insomnia dan nyeri kepala tipe tegang didapatkan nilai p=0,000. KESIMPULAN Insomnia berhubungan dengan nyeri kepala tipe tegang pada pekerja kantor Disdukcapil Kabupaten Tangerang. Kata Kunci: insomnia, nyeri kepala tipe tegang, pekerja