Muhammad Azfarisputra Emha
Fakultas Kedokteran, Universitas Trisakti, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KORELASI ANTARA KADAR PROKALSITONIN DAN TROMBOSIT PADA PASIEN SEPSIS Muhammad Azfarisputra Emha; Ronald Irwanto Natadidjaja
Jurnal Akta Trimedika Vol. 3 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/aktatrimedika.v3i3.26424

Abstract

Sepsis merupakan kondisi klinis berat akibat respons inflamasi sistemik terhadap infeksi dan menjadi penyebab utama morbiditas serta mortalitas di rumah sakit. Prokalsitonin digunakan sebagai biomarker spesifik infeksi bakteri sistemik, sedangkan trombosit berperan dalam proses hemostasis dan respons inflamasi yang sering terganggu pada sepsis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara kadar prokalsitonin dan trombosit pada pasien sepsis. Penelitian dilakukan dengan desain observasional analitik potong lintang menggunakan data rekam medis 46 pasien sepsis dewasa yang dirawat di RSUD Tarakan Jakarta periode September–November 2025, dengan teknik consecutive sampling. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji korelasi Spearman. Median kadar prokalsitonin adalah 3,645 ng/mL (0,34–173,76 ng/mL) dan rerata kadar trombosit 275,15 ± 150,842 µL. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat korelasi yang bermakna antara kadar prokalsitonin dan trombosit (r = −0,211; p = 0,160) dengan kekuatan korelasi lemah dan arah negatif. Kesimpulannya, kadar prokalsitonin dan trombosit tidak memiliki hubungan yang signifikan pada pasien sepsis sehingga keduanya merefleksikan mekanisme patofisiologis yang berbeda dan sebaiknya digunakan secara komplementer dalam penilaian klinis.