M. Mahmudy Putra
Departemen Anastesi, RS Adhyaksa, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERIAN NATRIUM BIKARBONAT SEBELUM HEMODIALISIS PADA PENDERITA GAGAL GINJAL KRONIK DENGAN PH LETAL M. Mahmudy Putra; Nur Hajriya Brahmi; Tandy Chintya Tanaji
Jurnal Akta Trimedika Vol. 3 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/aktatrimedika.v3i3.26676

Abstract

Kondisi pH letal merupakan keadaan gangguan asam basa yang mengancam jiwa. Pasien dengan gagal ginjal kronik terjadi penurunan eksresi H+, HCO3-, NH3 di tubulus proksimal, dan retensi asam organik. Rendahnya kadar bikarbonat tidak dapat menyeimbangkan dalam sistem keseimbangan asam basa (buffer system) yang berakibat pada penurunan pH darah. Selanjutnya terjadi hiperkalemia akibat perpindahkan kalium dari intrasel ke ekstrasel. Gangguan respirasi berupa nafas kusmaul, merupakan bentuk kompensasi dari asidosis metabolik. Laki-laki 59 tahun dengan keluhan sesak disertai dengan WOB, ronki, dan penurunan kesadaran. Pasien terdiagnosis asidosis metabolik, gagal nafas akibat edema paru akut, gagal ginjal kronik, hiperkalemia. Dilakukan intubasi dan ventilator mekanik, lalu diberikan terapi natrium bicarbonate, insulin, calcium glukonas, calcium polystyrene sulfonate, dan natrium zirconium siklosilikat. Setelah dua kali koreksi pasien sadar penuh dan dilanjutkan dengan hemodialisis inisiasi sebanyak tiga kali. Pasien dapat ekstubasi dan pindah ranap biasa. Terapi farmakologis yang tepat dan cepat dapat mencegah kematian sebelum terapi intervensi dilakukan.