Distribusi bandwidth yang tidak merata dan koneksi internet lambat seringkali menyebabkan buffering serta delay yang berlebihan dalam mengakses internet pada jaringan. Faktor penyebab akses internet yang lambat meliputi banyaknya jumlah perangkat yang terkoneksi ke internet yang tidak diimbangi dengan ketersediaan bandwidth yang memadai serta tidak adanya pemisahan trafik antara jaringan realtime dan non-realtime. Permasalahan ini dapat diatasi melalui metode manajemen bandwidth. Manajemen bandwidth pada MikroTik menggunakan beberapa metode seperti PCQ (Per Connection Queue), Queue Tree, dan FQ_Codel. Metode ini dipilih karena PCQ dapat membagi bandwidth secara otomatis dan digunakan untuk trafik non-realtime, FQ_Codel dapat mengatasi buffering dan mengurangi delay pada jaringan internet, dan Queue Tree dapat dirancang untuk melakukan pemisahan trafik jaringan antara trafik realtime dan non-realtime secara lebih kompleks. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengatasi masalah koneksi internet lambat dan distribusi bandwidth yang tidak merata di Kost Putra Jetis melalui optimalisasi Quality of Service (QoS) menggunakan metode PCQ dan FQ_Codel berbasis MikroTik. Metode penelitian melibatkan pengumpulan data sekunder melalui studi pustaka dan data primer melalui observasi serta pengembangan jaringan seperti NDLC. Hasil pengujian yang dilakukan sebanyak tiga kali menggunakan Wireshark menunjukkan bahwa penggunaan metode PCQ dan FQ_Codel berhasil meningkatkan kualitas layanan internet, terutama dalam hal streaming video, YouTube, video konferensi, dan gaming. Dengan demikian, QoS akses internet dapat dikategorikan sangat baik. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan performa jaringan internet di lingkungan Kost Putra Jetis.