This Author published in this journals
All Journal Jurnal Repositor
Mohammad Rudy Nurzirwan
a:1:{s:5:"en_US";s:31:"Universitas Muhammadiyah Malang";}

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perancangan Prototype Sistem Pemesanan Wisata Menggunakan Pendekatan Design Thinking (Studi Kasus : CV. Melanesia Maju Bersama) Mohammad Rudy Nurzirwan
Jurnal Repositor Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22219/repositor.v8i1.41395

Abstract

Perusahaan CV. Melanesia Maju Bersama yang berada di Labuan Bajo, merupakan salah satu perusahaan yang bergerak dalam bidang pariwisata penyedia jasa khususnya di Labuan Bajo, Waerebo dan Sumba. Dalam setiap aktifitasnya, CV. Melanesia Maju Bersama mempromosikan jasanya dengan menggunakan sosial media instagram dan chat whatsapp sebagai reservasinya. Namun dalam pelaksanaanya masih diras kurang efektif karena terdapat kendala dalam melakukan pemesanannya melalui whatsapp. Kemudian konsumen masih kurang mendapatkan informasi dan fasilitas yang ada. Oleh karena itu, dilakukan Perancangan Sistem Pemesanan Wisata Menggunakan Pendekatan Design Thinking. Dengan menggunakan prototype akan dihasilkan prototype sistem dan menjadi gambaran awal bagi pengguna dan pengembang, dan memungkinkan validasi konsep sistem yang akan dikembangkan. Metode yang digunakan adalah Design Thinking, yang dimana metode ini memecahkan permasalahan yang belum terdefenisi secara langsung dengan mempelajari kebutuhan user, mengumpulkan ide pada tahap brainstorming dan menggunakan pendekatan langsung dengan tahap pembuatan protottipe dan pengujian langsung. Penelitian ini difokuskan pada solusi desain dengan metode design thinking. Hasil dari penelitian ini menghasilkan desain solusi berupa rancangan sistem pemesanan wisata yang disesuaiakn dengan kebutuhan pengguna menggunakan metode design thinking. Kemudian pengujian sistem menggunakan metode usability testing menggunakan platform Maze mendapatkan hasil skor 92 dan pengujian menggunakan System Usability Scale (SUS) mendapatkan skor 91.5 maka menunjukan grade “A”. Dimana dapat dinyatakan bahwa perancangan prototype ini dapat diterima (acceptable) oleh penggunannya.