Fen Tih
Bagian Biokimia, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran LDL Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Rumah Sakit Immanuel Bandung Periode Tahun 2023 Chatarina Astri Adhiani; Fen Tih; Hoo Yumilia
Sound of Health Journal Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) tipe 2 merupakan kelompok penyakit metabolik dengan karakteristik hiperglikemia yang terjadi karena resistensi insulin. Penyebab utama morbiditas dan mortalitas DM tipe 2 adalah penyakit kardiovaskular. Risikonya dihubungkan dengan gambaran abnormal dari profil lipid, salah satunya peningkatan low-density lipoprotein (LDL). Penelitian ini memberikan gambaran LDL pada pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Immanuel Bandung periode tahun 2023. Metode penelitian bersifat deskriptif dengan menggunakan data rekam medis. Sampel diambil menggunakan metode whole sampling dari pasien Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Immanuel Bandung yang terdiagnosis DM tipe 2 pertama kali di tahun 2023, dan melakukan pemeriksaan LDL pertama kali di tahun 2023. Variabel penelitian adalah usia, jenis kelamin, dan kadar LDL. Penelitian ini melibatkan 169 kasus pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Immanuel Bandung tahun 2023 yang telah memenuhi kriteria inklusi. Berdasarkan usia, DM tipe 2 ditemukan paling banyak pada kelompok usia 45-65 tahun sebanyak 96 kasus (56,8%). Berdasarkan jenis kelamin, paling banyak ditemukan pada kelompok laki- laki dengan jumlah 89 kasus (52,7%). Berdasarkan kelompok kadar LDL, sebanyak 47 kasus (27,8%) berada pada kelompok kadar LDL borderline (130-159 mg/dl). Kesimpulannya, pasien DM tipe 2 di Rumah Sakit Immanuel Bandung periode 2023 paling banyak berada pada kelompok usia 45-65 tahun, berjenis kelamin laki-laki, dengan kelompok kadar LDL borderline (130-159 mg/dl). Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2; Low-Density Lipoprotein (LDL); Rumah Sakit Immanuel Bandung
GAMBARAN KARAKTERISTIK LANSIA BERISIKO JATUH YANG BEROBAT KE POLIKLINIK PENYAKIT DALAM LEIMENA RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG Evandinata Eldoris Sahbirin; Vera Vera; Fen Tih
Sound of Health Journal Vol 2 No 2 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lansia merupakan suatu proses penuaan yang tidak dapat dihindari oleh seseorang. Penurunan fungsi tubuh lansia menyebabkan terjadinya gangguan fisik seperti jatuh yang dapat berakibat fatal pada lansia. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi, risiko, dan karakteristik demografis lansia yang berisiko jatuh di Poliklinik Penyakit Dalam Leimena Rumah Sakit Immanuel Bandung. Penelitian observasional deskriptif dengan desain potong lintang ini melibatkan 88 lansia berusia ≥ 60 tahun yang masih dapat berjalan mandiri. Risiko jatuh dinilai menggunakan timed up and go test dan five times sit-to-stand test. Data riwayat jatuh, cedera, karakteristik demografis, penyakit komorbid, dan status fungsional diperoleh melalui wawancara serta rekam medis. Berdasarkan data penelitian, sebanyak 69 lansia memiliki risiko jatuh. Proporsi tertinggi ditemukan pada usia ≥ 80 tahun sebesar 100%, perempuan sebesar 84,6%, dan penderita penyakit jantung koroner sebesar 86,7%. Sebanyak 43 lansia mengalami jatuh dalam dua tahun terakhir dan 42% di antaranya mengalami cedera. Berdasarkan status fungsional, risiko jatuh tertinggi ditemukan pada lansia dengan ketergantungan ringan sebesar 90%. Temuan ini menunjukkan perlunya perhatian terhadap skrining risiko jatuh di pelayanan rawat jalan. Skrining awal secara daring dapat dipertimbangkan dan dikonfirmasi oleh tenaga kesehatan saat kunjungan. Kata Kunci: Faktor Risiko; Jatuh; Lansia; RS Immanuel Bandung