Andi Susanto
Bagian Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha Bandung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Insidensi dan Karakteristik Pasien Squamous Cell Carcinoma Kulit Di Rumah Sakit Immanuel Bandung Tahun 2018-2023 Delima Winda Putri Simatupang; Savitri Restu Wardhani; Andi Susanto
Sound of Health Journal Vol 1 No 2 (2025)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Squamous Cell Carcinoma (SCC) kulit adalah keganasan yang berasal dari sel keratinosit epidermis dan dibedakan dengan derajat diferensiasi berdasarkan sitologi sel skuamosa pada stratum spinosum epidermis. Etiologi dari SCC kulit bisa disebabkan banyak faktor, seperti faktor lingkungan, imunologi, dan genetik, etiologi berdasarkan faktor lingkungan yang utama adalah paparan sinar UV dari sinar matahari maupun lampu matahari buatan (tanning bed) untuk tanning atau menggelapkan tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui insidensi serta karakteristik pasien SCC kulit di RS Immanuel Bandung pada tahun 2018-2023. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan desain cross-sectional menggunakan data rekam medis dari seluruh pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Total terdapat 9 kasus SCC kulit dalam periode tersebut. Lokasi predileksi tersering adalah area yang terpapar sinar matahari (exposed area), dengan angka kejadian lebih tinggi pada perempuan dibandingkan laki-laki. Kelompok usia >60 tahun menunjukkan prevalensi tertinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa insidensi SCC kulit relatif rendah. Kata Kunci: Insidensi; Karakteristik Pasien; Kulit; Squamous Cell Carcinoma
KARAKTERISTIK DEMOGRAFIS DAN TEMUAN ENDOSKOPI PADA PASIEN DISPEPSIA DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI 2023 – DESEMBER 2024 Sisca Febri Yanti; Lukas Mulyono Samuel; Andi Susanto
Sound of Health Journal Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dispepsia merupakan kondisi klinis yang menggambarkan adanya keluhan pada organ gastroduodenal yang timbul akibat kondisi fungsional atau organik. Beberapa gejalanya adalah rasa penuh setelah makan, cepat kenyang, nyeri ulu hati, dan rasa terbakar di epigastrium sebagaimana dijelaskan dalam kriteria Rome IV. Faktor yang memengaruhi kejadian dispepsia meliputi pola makan, stres, jenis kelamin, usia serta penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS). Endoskopi memiliki peran krusial dalam memberikan diagnosis dan mengidentifikasi penyebab dispepsia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran karakteristik pasien dispepsia yang menjalani prosedur endoskopi di Rumah Sakit Immanuel Bandung selama periode Januari 2023 - Desember 2024. Metodologi yang diterapkan adalah deskriptif retrospektif menggunakan data sekunder dari catatan medis semua pasien dispepsia yang menjalani endoskopi dengan total 175 sampel. Analisis data dilakukan berdasarkan variabel usia, jenis kelamin, keluhan utama, hasil endoskopi, domisili dan alarm symptoms. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien adalah wanita (64%), kelompok usia 40 - 59 tahun (40%), berdomisili di Bandung (86,9%), dengan keluhan yang paling sering adalah nyeri ulu hati (57,7%). Hasil endoskopi yang dominan teridentifikasi adalah gastritis erosiva (87,4%) diikuti duodenitis erosiva (78,3%), dengan diagnosis akhir yang paling banyak adalah esofagogastroduodenitis erosiva (50,9%). Kata kunci: Dispepsia; Endoskopi; Esofagogastroduodenitis Erosiva; Gambaran Karakteristik; Gastritis Erosiva