Shiela Stefani
Bagian Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KONSUMSI GULA TAMBAHAN DAN PERSENTASE LEMAK TUBUH TERHADAP SIKLUS MENSTRUASI DAN DISMENOREA PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA Angela Budiman; Shiela Stefani; Rimonta Febby Gunanegara
Sound of Health Journal Vol 2 No 2 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gangguan siklus menstruasi dan dismenorea merupakan keluhan umum pada wanita usia reproduktif dan dipengaruhi oleh pola makan serta komposisi tubuh. Asupan gula tambahan berlebih dapat meningkatkan akumulasi lemak tubuh melalui proses de novo lipogenesis yang berpotensi mengganggu keseimbangan hormonal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan konsumsi gula tambahan dan persentase lemak tubuh terhadap siklus menstruasi serta dismenorea pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Penelitian menggunakan desain potong lintang dengan metode simple random sampling dan melibatkan 60 responden dengan rata-rata usia 21 tahun. Data diperoleh melalui kuesioner Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ), pengukuran Bioelectrical Impedance Analysis (BIA), serta kuesioner siklus menstruasi dan dismenorea. Analisis data dilakukan menggunakan uji independen t-test, Mann–Whitney, dan korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi (α) = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan tidak adanya hubungan antara konsumsi gula tambahan dengan siklus menstruasi (p = 1,00) maupun dismenorea (p = 0,18). Selain itu, tidak ditemukan juga hubungan antara persentase lemak tubuh dengan siklus menstruasi (p = 0,48). Namun, terdapat hubungan antara persentase lemak tubuh dan tingkat dismenorea dengan arah hubungan negatif (p = 0,03), yang menunjukkan bahwa semakin tinggi persentase lemak tubuh, maka tingkat dismenorea cenderung lebih rendah. Kata Kunci: Dismenorea; Gula Tambahan; Persentase Lemak Tubuh; Siklus Menstruasi
GAMBARAN HISTOPATOLOGI PADA PASIEN YANG MENJALANI EGD DENGAN BIOPSI DI RUMAH SAKIT IMMANUEL BANDUNG PERIODE JANUARI 2023–DESEMBER 2024 Nareswari Nazhimah; Lukas Mulyono Samuel; Shiela Stefani
Sound of Health Journal Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Esofagogastroduodenoskopi (EGD) merupakan prosedur evaluasi mukosa saluran cerna atas yang sering disertai biopsi untuk pemeriksaan histopatologi. Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik, diagnosis klinis, dan gambaran histopatologi pasien yang menjalani EGD dengan biopsi di Rumah Sakit Immanuel Bandung periode Januari 2023–Desember 2024. Desain penelitian berupa observasional deskriptif retrospektif yang menganalisis rekam medis 149 pasien. Variabel yang dianalisis meliputi gambaran histopatologi, usia, jenis kelamin, dan diagnosis klinis. Data diolah menggunakan Microsoft Excel, diklasifikasikan sesuai variabel, kemudian disajikan dalam bentuk tabel. Penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pasien termasuk kelompok usia 25–64 tahun (65,10%) dan berjenis kelamin perempuan (67,11%). Diagnosis klinis yang paling sering dicatat adalah gastroduodenitis erosif (64 kasus), diikuti esofagogastroduodenitis erosif (49 kasus) dan bile reflux (45 kasus). Gambaran histopatologi yang paling sering ditemukan adalah peradangan (77,2%), diikuti infeksi Helicobacter pylori (9,5%) dan gambaran hipertrofi muskularis mukosa (9%). Secara keseluruhan gambaran inflamasi dan infeksi Helicobacter pylori merupakan yang paling sering ditemukan pada pasien EGD, khususnya pada kelompok usia dewasa, sedangkan perubahan struktural mukosa berupa preneoplastik dan neoplastik ditemukan dalam proporsi yang lebih kecil dan berhubungan dengan diagnosis keganasan pada usia lanjut. Kata kunci : Esofagogastroduodenoskopi; Gastroduodenitis Erosif; Helicobacter pylori; Histopatologi; Lesi Saluran Cerna Atas
HUBUNGAN ANTARA ASUPAN GULA TAMBAHAN DENGAN MASSA LEMAK TUBUH DAN LEMAK VISERAL PADA MAHASISWI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS KRISTEN MARANATHA ANGKATAN 2022 Rachel Gracefagas Thiores; Shiela Stefani; Hoo Yumilia
Sound of Health Journal Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Obesitas bukan hanya menunjukkan adanya kelebihan berat badan, tapi juga adanya penimbunan lemak berlebih di dalam tubuh. Asupan gula tambahan, yaitu gula yang ditambahkan pada proses pengolahan makanan dan minuman, seperti gula pasir, sirup, madu, dan minuman berpemanis dianggap sebagai faktor risiko meningkatnya akumulasi lemak, terutama lemak viseral. Hal ini berpotensi meningkatkan risiko disfungsi metabolik, resistensi insulin, diabetes melitus tipe 2, dan penyakit kardiovaskular. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara asupan gula tambahan dengan massa lemak tubuh dan lemak viseral pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan potong lintang yang melibatkan 60 orang mahasiswi sebagai subjek penelitian. Asupan gula tambahan diukur menggunakan semi quantitative food frequency questionnaire (SQ-FFQ), massa lemak tubuh dan lemak viseral diukur menggunakan bioelectrical impedance analysis (BIA) InBody 270. Data yang diperoleh diuji menggunakan uji korelasi Spearman dan didapatkan hasil bahwa tidak terdapat hubungan antara asupan gula tambahan dan massa lemak tubuh (p = 0,066) dan tidak terdapat korelasi antara asupan gula tambahan dan lemak viseral (p = 0,057). Sebagai simpulan, asupan gula tambahan tidak berhubungan dengan massa lemak tubuh dan lemak viseral pada mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Maranatha angkatan 2022. Kata Kunci: Asupan Gula Tambahan; Komposisi Tubuh; Lemak Viseral; Massa Lemak Tubuh