Allen Albert Pelapelapon
Bagian Farmakologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Kristen Maranatha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI EFEKTIVITAS ANTIMIKROBA PERASAN BAWANG PUTIH (Allium sativum) DIBANDINGKAN DENGAN KULTUR PROBIOTIK Lactobacillus acidophilus TERHADAP PERTUMBUHAN Salmonella typhi SECARA IN VITRO Vianna Natawidjaja; Fanny Rahardja; Allen Albert Pelapelapon
Sound of Health Journal Vol 2 No 1 (2026)
Publisher : Maranatha Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salmonella typhi, bakteri penyebab demam tifoid, telah menjadi masalah kesehatan utama di negara berkembang akibat resistensi antimikroba yang meningkat. Di sisi lain, bahan alami seperti Allium sativum (bawang putih) dan probiotik Lactobacillus acidophilus telah diketahui memiliki potensi sebagai agen antimikroba. Namun, efektivitas masing-masing terhadap pertumbuhan Salmonella typhi belum dibandingkan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membandingkan efektivitas antimikroba dari kultur Lactobacillus acidophilus dan perasan Allium sativum terhadap bakteri Salmonella typhi secara in vitro. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengembangan terapi alternatif untuk infeksi bakteri ini. Penelitian dilakukan menggunakan metode well diffusion untuk mengukur zona inhibisi pertumbuhan bakteri, dengan kontrol positif siprofloksasin dan kontrol negatif NaCl 0,9%. Hasil menunjukkan bahwa perasan Allium sativum menghasilkan zona inhibisi lebih besar (47,20 ± 1,68 mm) dibandingkan kultur Lactobacillus acidophilus (15,10 ± 0,36 mm). Analisis statistik Kruskal-Wallis dan Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,01) antara kedua perlakuan dan dibandingkan dengan kontrol. Kesimpulannya, baik kultur Lactobacillus acidophilus maupun perasan Allium sativum memiliki aktivitas antimikroba terhadap Salmonella typhi. Perasan Allium sativum menunjukkan efektivitas yang lebih tinggi, menjadikannya kandidat potensial sebagai terapi alternatif untuk pengobatan infeksi Salmonella typhi. Kata Kunci: Allium sativum; Lactobacillus acidophilus; Probiotik; Salmonella typhi