Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis bentuk imaji dalam lirik lagu album Menari dalam Bayangan karya Baskara Putra Hindia. Masalah penelitian dilatarbelakangi oleh minimnya kajian stilistika terhadap lirik lagu musisi solo Indonesia kontemporer, khususnya terkait ragam citraan yang membangun kedalaman estetis liriknya, padahal album ini sarat bahasa figuratif yang membangkitkan pengalaman inderawi dan emosional pendengar. Penelitian ini dilakukan karena belum ditemukan kajian bentuk imaji secara khusus pada album ini, meskipun tema kesehatan mental, kecemasan, dan pencarian jati diri yang diangkatnya banyak disampaikan melalui citraan yang kaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis dan pendekatan stilistika, dipilih karena data penelitian berupa teks lirik lagu yang bersifat verbal dan memerlukan interpretasi mendalam, bukan pengukuran kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah 15 lirik lagu dalam album tersebut, dengan data berupa kata dan frasa yang mengandung fungsi imajinatif. Data dikumpulkan melalui teknik baca dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan simpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan ditemukannya lima bentuk imaji yang tersebar merata di seluruh lagu dalam album, yaitu citraan visual, auditif, kinestetik, taktil, dan emosional, dengan citraan emosional sebagai varian paling dominan, diikuti citraan kinestetik, visual, taktil, dan auditif. Simpulan penelitian menegaskan bahwa kelima jenis citraan tersebut tidak hadir secara terpisah, melainkan saling berkelindan membangun latar reflektif, gerak simbolik, sensasi tubuh, serta pergulatan emosi ambivalen sebagai fondasi gaya imaji Baskara Putra Hindia. Penelitian lanjutan disarankan untuk memperluas kajian pada aspek stilistika lain serta pada album-album Hindia berikutnya.