Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kadar HbA1c pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 dan Hubungannya dengan Status Sosial Ekonomi di RS Baiturrahim Kota Jambi Periode 2021-2024 Ditinjau dari Perspektif Islam Muhammad Thariq; Diniwati Mukhtar; Fitri
Junior Medical Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas YARSI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33476/jmj.v4i1.5847

Abstract

Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2) adalah penyakit metabolik kronis yang memerlukan kontrol jangka panjang. Status Sosial Ekonomi (SSE) yang meliputi pendidikan, pekerjaan, dan penghasilan diduga memngaruhi kemampuan pasien dalam mengontrol kadar gula darah (HbA1c). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara SSE dengan kadar HbA1c serta tinjaunnya dalam pandangan islam. Penelitian ini menggunakan desain Observasional analitik dengan rancangan cross-sectional. Populasi adalah pasien DMT 2 di RS Baiturrahim Kota Jambi periode 2021-2024. Sampel berjumlah 50 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Sebagian besar responden memiliki kadar HbA1c tidak terkontrol (66%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan (p=0,001), Pekerjaan (P=0,0046), dan penghasilan (p=0,0034) dengan kadar Hba1c. Kesimpulannya, terdapat hubungan bermakna antara SSE dengan kadar HbA1c. Dalam pandangan Islam, Mengontrol kesehatan merupakan kewajiban sebagai bentuk Hifdz an-Nafs (memelihara jiwa) dan Hifdz al-Mal (memelihara harta).