Khairun Nisa Ritonga
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERAN GURU BK DALAM MENCEGAH PENYALAHGUNAAN NARKOBA PADA SISWA SMA SWASTA PANCA BUDI MEDAN Khairun Nisa Ritonga
Al-Mursyid : Jurnal Ikatan Alumni Bimbingan dan Konseling Islam (IKABKI) Vol 5, No 1 (2023): JURNAL AL- MURSYID EDISI JANUARI- JUNI
Publisher : Ikatan Alumni BKPI FITK UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/mrs.v5i1.2423

Abstract

Masalah Penelitian ini adalah maraknya penyalahgunaan narkoba pada peserta didik di lingkungan maupun luar sekolah. Meskipun demikian, masih ada sekolah yang mampu menjaga agar siswanya tidak terjerumus pada barang haram ini, misalnya SMA Swasta Panca Budi Medan. Peran Guru BK serta perangkat lain sangat dibutuhkan dalam upaya pencegahan ini. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana upaya sekolah khususnya guru BK dalam mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA Swasta Panca Budi Medan. Sehingga penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil observasi, wawancara serta dokumentasi dari pihak sekolah SMA Swasta Panca Budi Medan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dilakukan dengan mewawancarai empat informan kunci (key informan), yaitu Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah bagian Kurikulum, Guru Bimbingan Konseling dan Siswa SMA Swasta Panca Budi Medan untuk mengumpulkan data-data yang diperlukan. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada siswa SMA Swasta Panca Budi Medan, pihak sekolah mengadakan kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Sumatera Utara untuk melakukan kegiatan berupa penyuluhan serta razia penyalahgunaan narkoba di sekolah. Kegiatan ini berlangsung pada saat Masa Orientasi Siswa (MOS) dan dilaksanakan setiap tahunnya. Ajang Duta Pelajar Anti Narkoba Sumatera Utara juga menjadi tempat siswa untuk membuktikan bahwa SMA Swasta Panca Budi Medan memiliki siswa-siswa yang bebas dari pengaruh buruk narkoba. Ajang ini juga menjadi tempat/penyaluran bakat siswa dan selagus menjadi agen kampanye penolakan terhadap penyalahgunaan narkoba.