Abstract. This study was motivated by the importance of developing prospectiveteachers’ competence through direct teaching-practice experience. The AmaliyahTadris Program at Pondok Modern Assalam Sukabumi is a compulsory activity forfinal-year students, designed to build pedagogical, professional, personal, and socialcompetence before they undertake community service as educators. This study aimsto analyze the concept of the program, describe its implementation, identifysupporting and inhibiting factors, and explain the evaluation process used to assessparticipants’ success. A qualitative case-study approach was employed. Data werecollected through in-depth interviews, observation, and documentation involving theheadmaster, an examiner, and fifteen final-year students, then analyzed through datareduction, data display, and conclusion drawing. The results show that the programis implemented systematically through briefing, preparation of lesson plans (i’dadtadris), guidance, teaching practice, and evaluation. Supporting factors includeguidance from supervisors, peers, family, the boarding school, and self-motivation,while inhibiting factors include nervousness, limited preparation time, mastery ofthe material, classroom management, and diverse student characteristics. Evaluationcovers teaching method (thariqah), material mastery (maddah), attitude (ahwal), andlanguage use (lahn), followed by constructive feedback used for reflection. TheAmaliyah Tadris Program thus plays an important role in preparing competent andprofessional prospective teachers.Keywords: Amaliyah Tadris, teacher competence, prospective teachers, teachingpractice, Islamic boarding school.Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan kompetensicalon guru melalui pengalaman praktik mengajar secara langsung. ProgramAmaliyah Tadris di Pondok Modern Assalam Sukabumi merupakan kegiatan wajibbagi santri kelas akhir yang dirancang untuk membekali kompetensi pedagogik,profesional, kepribadian, dan sosial sebelum mereka menjalani pengabdian sebagaipendidik. Penelitian ini bertujuan menganalisis konsep program, mendeskripsikanpelaksanaannya, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, sertamengetahui proses evaluasi keberhasilan peserta. Penelitian menggunakanpendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data dikumpulkan melaluiwawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap Kepala Sekolah,seorang penguji, serta lima belas santri kelas akhir, kemudian dianalisis melaluireduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa program dilaksanakan secara sistematis melalui tahapanpembekalan, penyusunan i’dad tadris, bimbingan, praktik mengajar, dan evaluasi.Faktor pendukung meliputi bimbingan pembimbing, dukungan teman, keluarga,pihak pondok, serta motivasi diri, sedangkan faktor penghambat meliputi rasagugup, keterbatasan waktu persiapan, penguasaan materi, pengelolaan kelas, dankeragaman karakteristik peserta didik. Evaluasi mencakup aspek metode (thariqah),penguasaan materi (maddah), sikap (ahwal), dan bahasa (lahn), disertai umpan balikCorresponding AuthorEmail: fitrohhayatiunisba@gmail.com dewimulyani@unisba.ac.id2 | Nadya Salsa Annabila, et al.yang menjadi bahan refleksi. Dengan demikian, Program Amaliyah Tadris berperanpenting dalam mempersiapkan calon guru yang kompeten dan profesional.Kata Kunci: Amaliyah Tadris, kompetensi guru, calon guru, praktik mengajar,pesantren.