Nurdin Mulyono
Pendidikan Agama Islam

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Menguatkan Akhlak Pergaulan Remaja dari Rumah: Sikap, Tindakan, dan Hambatan Orang Tua dalam Membina Akhlak Pergaulan Sesama Remaja Siswa Kelas VIII SMP di Kabupaten Bandung Barat Nurdin Mulyono
Bandung Conference Series: Islamic Education 842-849
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsied.v6i2.25671

Abstract

Abstract. Adolescence, particularly at the age of eighth-grade junior high school students, is a period when the influence of peers and the digital environment is at its strongest, while the moral character of social interaction is still being formed. This article is based on a thesis study examining the role of the family, especially parents, in fostering moral conduct among peers among eighth-grade students at a junior high school in West Bandung Regency. The study used a qualitative approach with a survey method, involving parents as the main subjects, eighth-grade students as complementary subjects for source triangulation, and an Islamic Religious Education (PAI) teacher as supporting data. Data were collected through open-ended questionnaires, interviews, and observation, then analyzed using the Miles and Huberman model. The results show that parental attitudes toward fostering children's moral conduct are generally positive, parental actions are realized through four main patterns, namely supervision, exemplary behavior, rule enforcement, and admonition, while the obstacles faced are mostly external, such as environmental influence, gadgets, social media, and communication barriers with children. This article discusses these findings more broadly, linking them to the Qur'an, hadith, and theories of moral education and adolescent developmental psychology, while offering practical recommendations for parents, schools, and education stakeholders. Keywords: family role, moral conduct, adolescents, parents, Islamic religious education. Abstrak. Masa remaja, terutama pada usia siswa kelas VIII SMP, merupakan periode ketika pengaruh teman sebaya dan lingkungan digital berada pada titik paling kuat, sementara akhlak pergaulan anak masih terus dibentuk. Artikel ini disusun berdasarkan hasil penelitian skripsi yang mengkaji peran keluarga, khususnya orang tua, dalam membina akhlak pergaulan sesama remaja pada siswa kelas VIII di salah satu SMP di Kabupaten Bandung Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode survei, melibatkan orang tua siswa sebagai subjek utama, siswa kelas VIII sebagai subjek pelengkap untuk triangulasi sumber, dan seorang guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai data pendukung. Data dikumpulkan melalui angket terbuka, wawancara, dan observasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sikap orang tua terhadap pembinaan akhlak pergaulan anak pada umumnya positif, tindakan orang tua terwujud melalui empat pola utama yaitu pengawasan, keteladanan, penerapan aturan, dan teguran, sedangkan hambatan yang dihadapi lebih banyak bersumber dari faktor eksternal seperti pengaruh lingkungan, gawai, media sosial, dan kendala komunikasi dengan anak. Artikel ini mengulas temuan tersebut secara lebih luas, mengaitkannya dengan landasan Al-Qur'an, hadis, serta teori pendidikan akhlak dan psikologi perkembangan remaja, sekaligus menawarkan rekomendasi praktis bagi orang tua, sekolah, dan pemangku kepentingan pendidikan. Kata Kunci: peran keluarga, akhlak pergaulan, remaja, orang tua, pendidikan agama Islam.