Nur Aini Indrasari
Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan takmir melalui penerapan sistem absensi barcode dan layanan antar-jemput jamaah Kajian di Masjid As-Syifa Kertek, Wonosobo Zukhal Zukhal; Adlan Basil; Muhammad Syahid Qordhowi; Nur Aini Indrasari; Muhammad Fakhri Alqolbi; Kevin Namru Amanberga; Febriyanto Febriyanto; Chotit Puspita Sari; Adi Musharianto
Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jamsi.3174

Abstract

Pencatatan kehadiran jamaah kajian di Masjid As-Syifa, Kertek, Wonosobo, selama ini masih dilakukan secara manual sehingga rentan terhadap kehilangan data dan menyulitkan rekapitulasi. Di sisi lain, sebagian jamaah, terutama jamaah lanjut usia, mengalami kendala akses transportasi menuju masjid. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberdayakan sistem absensi berbasis barcode pada kajian rutin Selasa pagi dan Kamis sore, serta merintis sistem transportasi antar-jemput bagi jamaah. Metode pelaksanaan meliputi survei kebutuhan, perancangan sistem barcode, sosialisasi dan pelatihan kepada takmir, pendampingan pelaksanaan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem absensi barcode berhasil diterapkan dan mempercepat proses pencatatan kehadiran, sementara layanan antar-jemput membantu jamaah yang sebelumnya kesulitan hadir secara rutin. Kedua program tersebut memberikan dampak positif terhadap tata kelola data jamaah dan tingkat partisipasi kajian di Masjid As-Syifa. Jumlah Jamaah sebelum adanya layanan antar jemput hanya sekitar 100 jamaah, setelah menggunakan layanan anatar jemput, jamaah meningkat menjadi rata-rata 200 sampai 250 jamaah kajian selasa pagi dan kamis sore, begitu juga dengan adanya layanan barcode jamaah yang sebelumnya absen manual membutuhkan 3 menit untuk absensi, sekarang menggunakan barcode absensi hanya membutuhkan 3 detik.