Eka Fitri Mulyani
Prodi Manajemen, STIE Widya Wiwaha, Yogyakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI AKUNTANSI KEUANGAN PRIBADI MELALUI SEMINAR EDUKATIF BAGI MAHASISWA IKATAN LEMBAGA MAHASISWA PSIKOLOGI INDONESIA (ILMPI) WILAYAH IV YOGYAKARTA PADA TAHUN 2026 Eka Fitri Mulyani; Rizki Oktavianto
Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha
Publisher : Jurnal Pengabdian Masyarakat Widya Wiwaha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32477/jpm.v4i2.1484

Abstract

Literasi keuangan merupakan keterampilan penting yang diperlukan individu untuk mengelola sumber daya keuangan secara efektif dan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam kehidupan sehari-hari. Namun, masih banyak generasi muda, khususnya mahasiswa, yang belum memiliki pemahaman yang memadai mengenai pencatatan dan pengelolaan keuangan pribadi secara sistematis. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi akuntansi keuangan pribadi peserta melalui seminar edukatif bertema “Dasar-Dasar Akuntansi Keuangan Pribadi dalam Kehidupan Sehari-hari”. Kegiatan dilaksanakan pada 7 Maret 2026 di Nutrihub Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Lembaga Mahasiswa Psikologi Indonesia (ILMPI) Wilayah IV. Materi yang diberikan meliputi konsep dasar akuntansi, persamaan akuntansi, analisis transaksi keuangan sehari-hari, serta penyusunan laporan keuangan pribadi sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, dan studi kasus untuk meningkatkan pemahaman peserta secara aplikatif. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya pemahaman peserta mengenai pentingnya pencatatan transaksi keuangan, pengelolaan aset dan liabilitas, serta penyusunan laporan keuangan pribadi sebagai dasar perencanaan dan pengambilan keputusan keuangan. Kegiatan ini berkontribusi dalam meningkatkan literasi keuangan peserta dan mendorong terbentuknya perilaku pengelolaan keuangan yang lebih terencana, bertanggung jawab, dan berkelanjutan.