Sebastian Danny Adviatmadja
Program Studi Teknik Telekomunikasi, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Modul Komunikasi Digital Berbasis Micro:bit untuk Meningkatkan Literasi Digital Siswa SMP di Sekolah Hamidah Sampurna, Kabupaten Bandung Ledya Novamizanti; Iwan Iwut Tritoasmoro; Fardan Fardan; Najmi Aqilah Mamur Tanjung; Sebastian Danny Adviatmadja
Jurnal Pengabdian Masyarakat Terapan Vol 3 No 2 (2026): JUPITER Agustus 2026
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jupiter.3.2.128

Abstract

Literasi digital merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan melalui pembelajaran Informatika di tingkat sekolah menengah pertama. Namun, pembelajaran pemrograman di SMP masih menghadapi keterbatasan media pembelajaran yang mampu mengintegrasikan konsep komunikasi digital secara kontekstual dan berbasis praktik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengembangkan dan mengimplementasikan modul pembelajaran komunikasi digital berbasis BBC Micro:bit menggunakan fitur komunikasi radio bagi siswa SMP Sekolah Hamidah Sampurna (SHS), Kabupaten Bandung. Kegiatan dilaksanakan pada Maret–Mei 2026 dengan melibatkan 36 siswa dan 3 guru. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan mitra, pengembangan modul dan aplikasi BitConnect, pelatihan berbasis Project-Based Learning dan hands-on learning, evaluasi, serta diseminasi hasil. Evaluasi dilakukan menggunakan Quizizz, penilaian proyek, angket peserta, dan validasi guru. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa persentase peserta yang memperoleh nilai ≥70 meningkat dari 19,4% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Selain itu, seluruh kelompok (100%) berhasil mengembangkan aplikasi komunikasi data sederhana menggunakan fitur komunikasi radio pada BBC Micro:bit, dan seluruh guru menyatakan bahwa modul layak digunakan sebagai bahan ajar pendukung mata pelajaran Informatika. Sebanyak 100% peserta juga memberikan respons positif terhadap materi dan pelaksanaan kegiatan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap konsep komunikasi digital dan keterampilan pemrograman dasar, serta berpotensi dimanfaatkan secara berkelanjutan dalam pembelajaran Informatika di sekolah. Kegiatan ini juga memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dalam pengembangan pembelajaran berbasis teknologi.