Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan menerapkan Sistem Pengusir Tikus Sawah Berbasis Ultrasonik-Internet of Things (IoT) sebagai alternatif pengendalian hama non-kimia sekaligus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan keberdayaan kelompok tani di Desa Kutamukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang. Kegiatan dilaksanakan pada Poktan Ranca Ekek dan Poktan Mukti Jaya I menggunakan pendekatan partisipatif berbasis kebutuhan mitra melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan workshop, penerapan teknologi, pendampingan dan evaluasi, serta penguatan keberlanjutan program. Teknologi mengintegrasikan ultrasonik 20–65 kHz, suara predator alami, mikrokontroler ESP32/setara berbasis IoT, panel surya, dan baterai. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test terhadap 25 responden dengan delapan indikator keberdayaan dan skor maksimum 40. Hasil menunjukkan peningkatan rata-rata skor keberdayaan dari 19,12 ± 1,36 (47,80%) menjadi 35,36 ± 1,44 (88,40%), atau meningkat sebesar 16,24 poin dan 40,60 poin persentase. N-gain deskriptif berdasarkan skor rata-rata kelompok mencapai 0,778. Hasil tersebut menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan, pemahaman, kesiapan penggunaan teknologi, dan keterlibatan mitra