Abstract. Self-confidence is important for early childhood because it supports the development of potential and future success. Based on the Child Development Achievement Level Standards (STPPA) in Permendikbud No. 137 of 2014, children aged 4–5 years are expected to be able to demonstrate self-confidence. However, at TK Aisyiyah 10 Bandung, children aged 5–6 years are still found to have low self-confidence. Therefore, teachers need to provide stimulation in teaching and learning activities in the classroom, because the classroom is a place where children learn to express themselves, interact, and build courage. Good classroom management is very important so that teachers can create a safe, comfortable learning environment and support children's self-confidence. This study aims to analyze classroom management in academic, administrative, and organizational activities to stimulate the self-confidence of children aged 5–6 years. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data collection techniques were carried out through interviews, observations, and documentation. The results of the study indicate that: 1) Academic activities include fun, participatory learning, and providing space for expression; 2) Administrative activities include careful planning, positive habits, and children's involvement in responsibilities; 3) Organizational activities are seen from a positive classroom climate, supportive spatial arrangement, and involvement in joint activities. All three are interrelated in fostering children's self-confidence, so teachers need to pay attention to all aspects of classroom management for more optimal stimulation. Abstrak. Kepercayaan diri penting bagi anak usia dini karena mendukung pengembangan potensi dan kesuksesan di masa depan. Berdasarkan Standar Tingkat Pencapaian Perkembangan Anak (STPPA) dalam Permendikbud No. 137 Tahun 2014, anak usia 4–5 tahun diharapkan mampu menunjukkan rasa percaya diri. Namun, di TK Aisyiyah 10 Bandung, anak usia 5–6 tahun masih ditemukan memiliki rasa percaya diri yang rendah. Oleh karena itu, guru perlu memberikan stimulasi dalam kegiatan belajar mengajar di kelas, karena kelas merupakan tempat anak belajar mengekspresikan diri, berinteraksi, dan membangun keberanian. Pengelolaan kelas yang baik sangat penting agar guru dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung rasa percaya diri anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan kelas dalam aktivitas akademik, administratif, dan organisasional untuk menstimulasi rasa percaya diri anak usia 5–6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Aktivitas akademik meliputi pembelajaran yang menyenangkan, partisipatif, dan menyediakan ruang untuk berekspresi; 2) Aktivitas administratif meliputi perencanaan yang matang, kebiasaan positif, dan keterlibatan anak dalam tanggung jawab; 3) Aktivitas organisasional dilihat dari iklim kelas yang positif, penataan ruang yang suportif, dan keterlibatan dalam kegiatan bersama. Ketiganya saling berkaitan dalam menumbuhkan rasa percaya diri anak, sehingga guru perlu memperhatikan seluruh aspek pengelolaan kelas agar stimulasi lebih optimal.