Aep Saepudin
Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Bilingual untuk Mengembangkan Kemampuan Berbahasa Inggris pada Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Al Biruni Kota Bandung Lia Yulistia Dewi Wibowo; Aep Saepudin; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 9-16
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.23758

Abstract

Abstract. This study is motivated by the importance of developing English language skills from an early age as a foundation for facing 21st-century global communication challenges. Despite its strategic role, the general English proficiency of Indonesian society remains in the low category. This research aims to describe in depth the planning, implementation, evaluation, results, and obstacles of bilingual learning at TK Al Biruni Bandung. Using a qualitative approach with a case study method, data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation. The results indicate that: (1) Planning is systematically designed through an internal foundation curriculum integrated into theme-based teaching modules. (2) Implementation is carried out in three stages (opening, core, closing) using interactive methods and gamification techniques (star point system) to motivate children. (3) Evaluation is conducted continuously using direct observation, checklists, and video documentation. (4) Results show that children's English skills are in the "developing" category, with receptive skills being more dominant than spontaneous expression. (5) Primary obstacles include diverse initial language backgrounds and variations in children's confidence levels. In conclusion, adaptive and interactive bilingual learning effectively supports the development of speaking skills in children aged 5-6. Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan kemampuan bahasa Inggris sejak usia dini sebagai fondasi menghadapi tantangan komunikasi global abad ke-21. Meskipun memiliki peran strategis, tingkat kecakapan bahasa Inggris masyarakat Indonesia secara umum masih berada pada kategori rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan secara mendalam mengenai perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, hasil, serta hambatan dalam implementasi pembelajaran bilingual di TK Al Biruni Kota Bandung. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, data dikumpulkan melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan disusun secara sistematis melalui kurikulum internal yayasan yang diintegrasikan ke dalam modul ajar berbasis tema. (2) Pelaksanaan dilakukan melalui tiga tahap (pembukaan, inti, penutup) dengan metode interaktif dan teknik gamifikasi (sistem poin bintang) untuk memotivasi anak. (3) Evaluasi dilaksanakan secara berkelanjutan menggunakan observasi langsung, daftar ceklis, dan dokumentasi video. (4) Hasil menunjukkan kemampuan bahasa Inggris anak berada pada kategori "berkembang", dengan kemampuan reseptif yang lebih dominan dibandingkan ekspresi spontan. (5) Hambatan utama meliputi perbedaan latar belakang bahasa awal serta variasi kepercayaan diri anak. Kesimpulannya, pembelajaran bilingual yang adaptif dan interaktif efektif mendukung pengembangan kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun.
Analisis Penggunaan Media Interactive Flat Panel dalam Menstimulasi Kemampuan Berpikir Logis Anak Kelompok B Gita Amelia Oktaviana; Aep Saepudin; Huriah Rachmah
Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education 37-44
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsecte.v6i2.23947

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the use of Interactive Flat Panel (IFP) in stimulating the logical thinking skills of Group B children at TK Binekas PGRI. The research focuses on teachers' planning strategies, the implementation of Interactive Flat Panel (IFP) in learning activities, the evaluation process, and the supporting and inhibiting factors affecting its implementation. This study employed a qualitative approach using a case study method. The research participants consisted of the principal, Group B teacher, and Group B children at TK Binekas PGRI. Data were collected through observations, semi-structured interviews, and documentation. Data were analyzed using the Miles, Huberman, and Saldaña interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing, while data credibility was ensured through source, technique, and time triangulation. The findings indicate that the use of Interactive Flat Panel (IFP) has been integrated into lesson planning, learning implementation, and evaluation. Teachers utilized various digital learning media, including instructional videos and educational games, which enhanced children's participation, enthusiasm, and logical thinking skills, particularly in classifying objects, recognizing patterns, sequencing objects, and understanding cause-and-effect relationships. The successful implementation of Interactive Flat Panel (IFP) was supported by adequate facilities, school support, and children's enthusiasm. However, several challenges were identified, including limited teacher training, technical issues with learning applications, and insufficient preparation time. This study concludes that Interactive Flat Panel (IFP) has strong potential as an effective learning medium for stimulating young children's logical thinking skills when supported by competent teachers and adequate educational facilities. Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media Interactive Flat Panel (IFP) dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak kelompok B di TK Binekas PGRI. Fokus penelitian meliputi strategi guru dalam merencanakan pembelajaran, pelaksanaan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP), proses evaluasi pembelajaran, serta faktor pendukung dan penghambat dalam implementasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelompok B, dan anak kelompok B di TK Binekas PGRI. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diperoleh melalui triangulasi sumber, teknik, dan waktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) telah terintegrasi dalam perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Guru memanfaatkan berbagai media digital, seperti video pembelajaran dan permainan edukatif, yang mampu meningkatkan keaktifan, antusiasme, serta kemampuan berpikir logis anak dalam mengelompokkan objek, mengenali pola, mengurutkan benda, dan memahami hubungan sebab-akibat. Keberhasilan penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) didukung oleh ketersediaan sarana prasarana, dukungan sekolah, dan antusiasme anak, sedangkan faktor penghambat meliputi keterbatasan pelatihan guru, kendala teknis pada aplikasi pembelajaran, dan waktu persiapan media. Penelitian ini menunjukkan bahwa Interactive Flat Panel (IFP) berpotensi menjadi media pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi kemampuan berpikir logis anak usia dini apabila didukung oleh kompetensi guru dan fasilitas yang memadai.