Vronsky Akter Bawole
rogram Studi Akuntansi, STIE Eben Haezar Manado, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Prosedur Akuntansi Penghapusan Aset Tetap dengan Pendekatan Asset Lifecycle Management pada PT. PLN (Persero) UID Suluttenggo Renato Mewengkang; Vronsky Akter Bawole; Trini Jolanda Sumual
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 5 No 3 (2025): JUPIN Agustus 2025
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.1636

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi adanya aset tetap kondisi rusak yang belum dihapus dari pencatatan akuntansi, dan kendala penyediaan dokumen siklus aset tetap sebagai bahan pertimbangan manajemen dalam memutuskan penghapusan aset tetap di PT PLN (Persero) UID Suluttenggo. Penelitian bertujuan memahami prosedur dan perlakuan akuntansi penghapusan aset tetap, dalam kesesuaiannya dengan tahapan penghapusan menurut asset lifecycle management. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan pengumpulan dokumen. Analisis tematik digunakan untuk mengorganisir dan menginterpretasikan data, selanjutnya dilakukan pengecekan kesesuaian dengan penghapusan menurut asset lifecycle management. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan akuntansi penghentian aset tetap sesuai dengan PSAK 16, dan pencatatan penurunan nilai aset tetap yang diusul hapus sesuai dengan PSAK 48. Pelaksanaan penghapusan mengacu pada prosedur yang berlaku di perusahaan, namun belum sepenuhnya sesuai asset lifecycle management, karena terdapat aset tetap yang dihapus yang belum habis masa manfaat sehingga mengakibatkan kerugian, dan aset tetap kondisi rusak belum ditindaklanjuti untuk dihapus yang masih diakui sebagai aset tetap operasi dapat menimbulkan salah interpretasi bagi pengguna laporan keuangan. Penelitian ini berkontribusi bagi perbaikan tata kelola aset tetap perusahaan agar disesuaikan dengan siklus hidup aset tetap, yang mana dibutuhkan satu sumber basis data aset tetap yang akurat agar dapat membantu manajemen memantau dan mengevaluasi kinerja aset tetap yang rusak dan tidak dapat digunakan lagi, untuk segera dihapuskan. Dengan demikian, informasi aset tetap yang disajikan pada laporan keuangan sesuai kondisi sebenarnya.