Abstract. Revenue is one of the primary indicators of a company’s financial performance and serves as a basis for strategic business planning. Therefore, an accurate forecasting method is essential to support decision-making. This study aims to forecast the revenue of PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk using the Double Exponential Smoothing-Holt method based on quarterly revenue data from 2016 to 2024 obtained from the company’s financial statements. The smoothing parameters for level and trend were determined through a trial and error approach by selecting the combination that produced the lowest Mean Absolute Percentage Error (MAPE). The results showed that the optimal parameters were and , yielding a MAPE value of 2,84%, indicating excellent forecasting accuracy. The forecast for the next four periods showed a stable upward trend in revenue, increasing from IDR 38.989 trillion in period 37 to IDR 39.736 trillion in period 40. These findings indicate that the Double Exponential Smoothing-Holt method is effective for forecasting the revenue of PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk and can support financial planning and strategic decision-making. Abstrak. Pendapatan merupakan salah satu indikator utama yang mencerminkan kinerja keuangan perusahaan dan menjadi dasar dalam penyusunan strategi bisnis. Oleh karena itu, diperlukan metode peramalan yang akurat untuk mendukung pengambilan keputusan. Penelitian ini bertujuan meramalkan pendapatan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk menggunakan metode Double Exponential Smoothing-Holt berdasarkan data pendapatan kuartalan periode 2016-2024 yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan. Parameter pemulusan level dan tren ditentukan melalui pendekatan trial and error dengan memilih kombinasi yang menghasilkan nilai Mean Absolute Percentage Error (MAPE) terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parameter optimum diperoleh pada dan dengan nilai MAPE sebesar 2,84%, yang termasuk dalam kategori sangat baik. Hasil peramalan empat periode ke depan menunjukkan tren peningkatan pendapatan yang stabil, yaitu dari Rp38.989 triliun pada periode ke-37 menjadi Rp39.736 triliun pada periode ke-40. Dengan demikian, metode Double Exponential Smoothing-Holt efektif digunakan untuk meramalkan pendapatan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk serta dapat mendukung proses perencanaan keuangan dan pengambilan keputusan perusahaan.