Siti Khosi’ah
Universitas Esa Unggul, Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Risk Management, Patient Safety Culture, And Knowledge on Medication Errors in the Pharmacy Installation of Bumi Waras Hospital Siti Khosi’ah; Agusdini Banun Saptaningsih; Yanuar Ramadhan
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 9 No. 4 (2026): International Journal of Nursing and Health Services
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan berdasarkan insiden medication error di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Bumi Waras, yang berisiko terhadap keselamatan pasien dan insiden berulnga. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh Manajemen risiko, Budaya keselamatan pasien, dan Pengetahuan tentang medication safety terhadap terjadinya medication error. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan desain potong lintang (Cross-sectional), dengan melibatkan seluruh tenaga apoteker dan tenaga teknis kefarmasian sebanyak 31 orang dengan teknik total sampling. Variabel independent (Manajemen Risiko, Budaya keselamatan dan pengetahuan tentang medication safety) dilakukan pengukuran menggunakan skala likert 1 – 5 dan dilakukan analisis There box Methode dan regresi berganda dengan uji T test sert uji F Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen risiko tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap medication error, sedangkan budaya keselamatan pasien dan pengetahuan tentang medication safety terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap medication error. Secara simultan, ketiga variabel tersebut mempunyai pengaruh terhadap terjadinya medication error, dengan pengetahuan tentang medication safety berpengaruh terhadap medication safety sebesar 69.3 %. Penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan manajemen risiko, budaya keselamatan pasien dan peningkatan pengetahuan medication safety sebagai strategi dalam mencegah dan menurunkan insiden medication error di Instalasi Farmasi. Terdapat adanya faktor multidimensional yang mempengaruhi medication error, sehingga intervensi yang komprehensif diperlukan untuk memperkuat keselamatan pasien