Devita Rizky Nur Septiani
Sistem Informasi, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer STI&K Jakarta, Jakarta, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Risk Scoring–Based Information Security Evaluation Model for the Implementation of ISO/IEC 27001:2022 and ISO/IEC 27701:2025 in Regional Development Banks Sekar Ageng Pratiwi; Devita Rizky Nur Septiani; Rina Mayanti; Syifa Afidah Nurul Arifin; Ridho Bhakti Wicaksono; Nazwa Dwi Rahmawati
Buletin Sistem Informasi dan Teknologi Islam (BUSITI) Vol 7, No 3 (2026)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/busiti.v7i3.3359

Abstract

Transformasi digital pada Bank Pembangunan Daerah membawa kemudahan layanan sekaligus meningkatkan risiko ancaman siber dan kebocoran data pribadi. Penerapan ISO/IEC 27001:2022 dan ISO/IEC 27701:2025 menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan keamanan informasi dan privasi. Namun, proses evaluasi yang dilakukan selama ini masih cenderung bersifat deskriptif dan belum memberikan ukuran kuantitatif yang terukur. Penelitian ini mengembangkan model evaluasi keamanan informasi berbasis risk scoring untuk memberikan gambaran kuantitatif terhadap efektivitas kontrol keamanan dan privasi. Pendekatan yang digunakan melibatkan identifikasi aset, analisis ancaman dan kerentanan, penilaian kesenjangan kontrol, serta pengukuran tingkat risiko dan kematangan keamanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang diusulkan mampu meningkatkan sensitivitas deteksi risiko sebesar 133% dibandingkan metode checklist konvensional, menurunkan risiko kategori critical sebesar 62,5%, serta menghasilkan nilai reliabilitas sangat kuat dengan Cohen’s Kappa 0,82. Secara keseluruhan, nilai Security Index (SI) organisasi meningkat dari 0.42 (kategori Cukup) menjadi 0.79 (kategori Sangat Baik) pasca-mitigasi. Model ini berkontribusi sebagai kerangka evaluasi terintegrasi pertama yang mengombinasikan standar keamanan dan privasi melalui pendekatan risk scoring untuk sektor perbankan daerah, sehingga layak dijadikan alat evaluasi terstandar yang berbasis data.