Christy G. Buyang
Univeritas Pattimura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Produktivitas Alat Berat Menggunakan Metode Cycle Time Pada Proyek Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon Lucas Bitalessy; Fauzan A. Sangadji; Christy G. Buyang
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 3 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i3.988

Abstract

Dalam pekerjaan konstruksi, penggunaan alat berat seperti excavator dan diesel hammer sangat penting untuk mempercepat pekerjaan galian dan pemancangan pondasi. Namun, produktivitas alat berat sering dipengaruhi oleh kondisi alat, kondisi lapangan, serta waktu siklus kerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui produktivitas excavator dan diesel hammer pada proyek pembangunan Gedung Pembelajaran Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura Ambon dengan menggunakan metode cycle time. Metode penelitian dilakukan melalui observasi langsung di lapangan, wawancara, serta pengumpulan data proyek. Data yang digunakan meliputi waktu siklus alat, volume pekerjaan, dan kapasitas alat. Perhitungan produktivitas dilakukan berdasarkan rumus yang mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produktivitas excavator CAT 320D₂ pada proyek tersebut sebesar 21,64 m³/jam, sedangkan produktivitas diesel hammer sebesar 5,11 m/jam. Selain itu berdasarkan hasil analisis jam kerja yang dibutuhkan excavator memerlukan waktu sekitar 0,693–1,617 jam per hari untuk menyelesaikan pekerjaan galian berdasarkan volume hasil observasi. Sementara itu diesel hammer membutuhkan waktu sekitar 0,1902 jam untuk menyelesaikan pekerjaan pemancangan sebanyak 54 tiang. Dengan ini pemanfaatan alat dan perawatan alat sangat diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pekerjaan konstruksi.