Zadrian Ardi
Departement of Guidance and Counseling, Faculty of Education, Universitas Negeri Padang, Padang - West Sumatera - Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Effectiveness of ifdil perceptual light technique in individual counseling for reducing loneliness among institutionalized adolescents: a single-subject research study Anissa Anissa; Ifdil Ifdil; Nurfarhanah Nurfarhanah; Zadrian Ardi
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1225700

Abstract

Loneliness is a psychological problem that may be experienced by adolescents living in orphanages due to limited emotional closeness and social support. This study aimed to analyze the effectiveness of individual counseling using the Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT) in reducing loneliness among adolescents living in an orphanage. This study employed a Single-Subject Research (SSR) design with an A–B design involving eight adolescents aged 13–18 years from Panti Asuhan Al-Falah Padang. Participants were selected through purposive sampling based on the inclusion criteria of experiencing moderate to high levels of loneliness, not receiving other counseling interventions, and being willing to participate in the study. Loneliness was measured using the UCLA Loneliness Scale Version 3, consisting of 20 items. Content validity was assessed through expert judgment, and the instrument demonstrated a Cronbach's Alpha coefficient of 0.679. Data were analyzed using visual analysis and Percentage of Non-overlapping Data (PND) to evaluate changes between the baseline and intervention phases. The results showed a decrease in loneliness scores among all eight participants following the IPLT intervention. The scores decreased from 66 to 47 in Participant 1, 65 to 45 in Participant 2, 67 to 49 in Participant 3, 66 to 46 in Participant 4, 57 to 36 in Participant 5, 60 to 39 in Participant 6, 58 to 39 in Participant 7, and 57 to 38 in Participant 8. The findings indicate that individual counseling using IPLT was associated with reduced loneliness among adolescents living in orphanages. These results suggest that IPLT may serve as an alternative counseling intervention for reducing loneliness among adolescents in orphanage settings.
Analisis kecemasan siswa pascabencana hidrometeorologi dan efektivitas intervensi psikologis Nur Adila Wafiqoh Zulvi; Ifdil Ifdil; Yeni Karneli; Zadrian Ardi; Annisaislami Khairati
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1226400

Abstract

Bencana hidrometeorologi dapat mengganggu rasa aman, rutinitas, dan fungsi psikososial siswa, sehingga kecemasan menjadi salah satu dampak psikologis penting pascabencana. Penelitian ini bertujuan menganalisis kecemasan berdasarkan status terdampak bencana dan mengeksplorasi perubahan kecemasan setelah intervensi Ifdil Perceptual Light Technique (IPLT), suatu teknik berbasis stimulasi cahaya yang dikembangkan untuk membantu regulasi respons psikologis terhadap distress. Penelitian menggunakan desain kuantitatif dua tahap yang melibatkan 435 siswa berusia 15–18 tahun dan enam penyintas dengan kecemasan tinggi yang menerima IPLT. Kecemasan diukur menggunakan DASS-21. Pada tahap intervensi, pengukuran dilakukan lima kali sebelum dan lima kali setelah intervensi untuk mengeksplorasi konsistensi pola perubahan skor individu. Analisis meliputi statistik deskriptif, perbandingan kelompok, korelasi, regresi robust, dan uji berpasangan. Rerata kecemasan siswa terdampak lebih tinggi (M = 9,99; SD = 3,23) dibandingkan siswa tidak terdampak (M = 6,24; SD = 3,18), dengan Cohen’s d = 1,18, p < 0,001. Pada enam peserta IPLT, rerata kecemasan menurun dari 20,07 menjadi 13,93 (30,38%), t(5) = 9,94, p < 0,001, Cohen’s dz = 4,06. Temuan eksploratori menunjukkan pola penurunan kecemasan yang konsisten setelah IPLT dan memberikan dasar empiris awal bagi pengujian IPLT melalui studi terkontrol untuk menentukan efektivitas kausalnya.