Kota Larantuka memiliki beragam objek wisata alam, budaya, sejarah, dan religi yang tersebar di berbagai wilayah. Kondisi tersebut memberikan banyak pilihan destinasi bagi wisatawan, namun di sisi lain sering menimbulkan kendala dalam menentukan rute perjalanan yang paling efisien, terutama bagi wisatawan yang belum mengenal kondisi jaringan jalan di wilayah tersebut. Pemilihan rute yang kurang tepat dapat menyebabkan waktu tempuh menjadi lebih lama serta meningkatkan biaya perjalanan, sehingga diperlukan suatu sistem yang mampu memberikan informasi lokasi sekaligus rekomendasi jalur tercepat menuju destinasi wisata. Penelitian ini bertujuan mengimplementasikan Algoritma Dijkstra pada Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis web untuk menentukan rute terpendek menuju objek wisata di Kota Larantuka. Algoritma Dijkstra diterapkan untuk menghitung jalur dengan jarak minimum berdasarkan representasi jaringan jalan yang menghubungkan setiap lokasi wisata. Sistem yang dikembangkan mengintegrasikan data spasial dan nonspasial sehingga pengguna dapat memperoleh informasi mengenai lokasi objek wisata, deskripsi destinasi, serta visualisasi peta digital secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu menentukan dan menampilkan rute terpendek menuju objek wisata secara akurat berdasarkan perhitungan Algoritma Dijkstra. Selain itu, sistem juga menyajikan peta digital yang mudah dipahami, informasi destinasi wisata, serta rekomendasi jalur yang optimal. Implementasi sistem ini dapat membantu wisatawan dalam merencanakan perjalanan dengan lebih efektif dan efisien, menghemat waktu tempuh, serta mendukung upaya promosi dan pengembangan sektor pariwisata di Kota Larantuka melalui pemanfaatan teknologi informasi berbasis web.