Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGUATAN EKONOMI KAMPUNG BERBASIS BUMKAM DAN LITERASI KEUANGAN UMKM DI KAMPUNG DUKWIA, DISTRIK ARSO BARAT, KABUPATEN KEEROM Rachmaeny Indahyani; Mochamad Sheva Ananda; Wa Elvi; Alexandra Alfinie Homer; Betolin Keiya; Ety Olivia Bewela; Desi Adelce Bsunaiwally; Aguino Uropmabin; Natalia Tsunami Bulu Wonda Bahimuda
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 9, No 9 (2026): MARTABE : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v9i9.%p

Abstract

Kampung Dukwia, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom memiliki potensi sumber daya alam yang besar pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan, namun potensi tersebut belum banyak dikonversi menjadi pendapatan ekonomi nyata bagi masyarakat. Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) Kensuwri sebagai pengelola unit usaha kolam renang dan lapak belum berjalan optimal akibat keterbatasan anggaran dan lemahnya tata kelola, sementara sebagian besar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kampung tersebut belum melakukan pencatatan keuangan usaha secara tertib dan menentukan harga jual tanpa memperhitungkan seluruh komponen biaya produksi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memetakan potensi ekonomi kampung, merumuskan strategi pengembangan bisnis BUMKam melalui analisis SWOT, serta meningkatkan literasi keuangan pelaku UMKM melalui sosialisasi pembukuan sederhana dan penentuan harga jual. Metode pelaksanaan meliputi survei dan wawancara lapangan, analisis SWOT, serta sosialisasi partisipatif berupa ceramah, diskusi, dan tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa BUMKam Kensuwri memerlukan penyusunan Rencana Anggaran Biaya yang terperinci serta penataan ulang tata kelola aset untuk mengoptimalkan unit usahanya, sementara peserta sosialisasi UMKM menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pentingnya pencatatan transaksi harian dan perhitungan biaya produksi sebagai dasar penentuan harga jual. Kegiatan ini menegaskan bahwa penguatan tata kelola BUMKam dan peningkatan literasi keuangan UMKM merupakan dua strategi yang saling melengkapi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi kampung secara berkelanjutan