Rika Sepriani
State University of Padang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU SEDENTARY TERHADAP HASIL BELAJARĀ  PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA, DAN KESEHATAN SISWA KELAS VII DI SMP NEGERI 6 SAWAHLUNTO Rika Sepriani
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/1jkb7h47

Abstract

Perkembangan teknologi yang semakin pesat telah mendorong meningkatnya perilaku sedentary pada anak dan remaja. Kebiasaan menghabiskan waktu dengan aktivitas yang minim gerak, seperti menggunakan gawai, bermain gim, menonton televisi, dan aktivitas duduk dalam waktu lama, dapat berdampak terhadap kesehatan serta diduga memengaruhi hasil belajar, khususnya pada mata pelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Berdasarkan hasil observasi di SMP Negeri 6 Sawahlunto, masih ditemukan siswa dengan perilaku sedentary yang tinggi serta hasil belajar PJOK yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku sedentary dengan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan Product Moment Pearson. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto, sedangkan sampel penelitian berjumlah 86 siswa yang ditentukan menggunakan teknik sampling jenuh. Data perilaku sedentary dikumpulkan menggunakan instrumen Adolescent Sedentary Activity Questionnaire (ASAQ) yang diadaptasi dari Hardy dkk. (2007), sedangkan data hasil belajar diperoleh dari nilai asesmen akhir semester mata pelajaran PJOK. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson Product Moment dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku sedentary siswa berada pada kategori tinggi, dengan 70 siswa (81,40%) berada pada kategori tinggi dan rata-rata perilaku sedentary sebesar 6,02 jam per hari. Sementara itu, hasil belajar PJOK berada pada kategori cukup dengan nilai rata-rata sebesar 52,95. Hasil uji korelasi Pearson diperoleh nilai koefisien korelasi sebesar r = -0,030 dengan nilai signifikansi 0,783 (p > 0,05). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara perilaku sedentary dengan hasil belajar Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) siswa kelas VII SMP Negeri 6 Sawahlunto