Antonius Harun Ruron
Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka, Larantuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS GERAK DASAR MANIPULATIF TARIAN HEDUNG SERTA RELEVANSINYA TERHADAP TEKNIK DASAR FOREHAND DAN BACKHAND BULUTANGKIS PADA KEGIATAN EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 1 ADONARA TENGAH Vitalis Laga Suban; Antonius Harun Ruron; Bonefasius Bugalama Gerin
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 12 No. 2 (2026): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/mfx0q955

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk gerak dasar manipulatif dalam tarian Hedung serta menganalisis relevansinya terhadap teknik dasar forehand dan backhand bulutangkis pada kegiatan ekstrakurikuler seni tari di SMP Negeri 1 Adonara Tengah. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kinesiologi gerak. Subjek penelitian terdiri atas pembina ekstrakurikuler tarian Hedung dan peserta ekstrakurikuler, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerak dasar manipulatif dalam tarian Hedung meliputi cara memegang parang, belo, transisi ayunan (tue lima’ka), ware, dan bertahan (ledu). Gerakan yang relevan dengan teknik forehand bulutangkis yaitu memegang parang, belo, dan transisi ayunan (tue lima’ka), sedangkan gerakan yang relevan dengan teknik backhand yaitu memegang parang, transisi ayunan (tue lima’ka), dan ware. Relevansi tersebut tampak pada kesamaan pola pegangan alat, pola ayunan, koordinasi bahu, siku, pergelangan tangan, perpindahan berat badan, keseimbangan tubuh, koordinasi visual, dan pengendalian alat. Temuan ini menegaskan bahwa tarian Hedung berpotensi dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual untuk mendukung penguasaan teknik dasar bulutangkis berbasis budaya lokal.