Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PELAYANAN KESEHATAN REPRODUKSI MELALUI PROGRAM TANGGAP BENCANA HIDROMETEOROLOGI BAGI IBU HAMIL TERDAMPAK BANJIR DESA GAMPONG BLANG KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA Nurul Husna; Nina Agustina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 4 (2026): Inpress Vol. 7 No. 4 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i4.62745

Abstract

Bencana alam berdampak besar terhadap kesehatan masyarakat, terutaman pada kelompaok rentan seperti ibu hamil dan menyusui, kerusakan infrastruktur, terbatasny tenaga kesehatan, serta terganggunya akses pelayanan kesehatan menyebabkan penurunan kualitas layanan antenatal care (ANC) dan persalinanaman, sehingga meningkatkan risiko masalah kesehatan ibu dan bayi (Nugrohoet al., 2026). Selain itu, keterbatasan akses pangan, air bersih, sanitasi, dantempat tinggal yang layak juga meningkatkan risiko malnutrisi, diare, anemia, hinggakomplikasi kehamilan seperti perdarahan, eklampsia, kelahiran prematur, danberat badan lahir rendah (BBLR)Aceh adalah sebuah provinsi di ujung barat Pulau Sumatra, Indonesia, yang terkenal karena sejarahnya yang dipenuhi dengan berbagai jenis bencana alam. Salah satu bencana paling menghancurkan yang pernah terjadi di Aceh adalah gempa bumi dan tsunami pada tahun 2004. Kejadian ini, yang dikenal sebagai "Tsunami Aceh," merenggut ribuan nyawa, menyebabkan kerusakan parah, dan meninggalkan dampak traumatis yang masih dirasakan hingga saat ini.Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi tentang pengoptimalkan pelayanan kesehatan reproduksi bagi ibu hamil yang terdampak bencana hidrometeorologi, khususnya banjir, melalui penerapan Program Tanggap Bencana yang terintegrasi sehingga akses terhadap pelayanan kesehatan tetap terjamin, risiko komplikasi kehamilan dapat diminimalkan, serta kesehatan ibu dan janin tetap terjaga bagi ibu  hamil pasca bencana di Desa  gampong balng Kecamtan meurah dua kabupaten Pidie Jaya. Peserta kegiatan berjumlah 30 orang, yang terdiri dari kepala desa, pemuka agama, bidan desa, kader, ibu hamil, serta ibu berusia produktif. Metode pendekatan atau solusi yang ditawarkan dalam kegiatan ini adalah edukasi kesehatan melalui pemaparan materi yang menarik melalui tampilan power point dengan penyajian gambar-gambar yang mudah dipahami oleh peserta kegiatan dan pemeriksaam ANC secara grtais pada ibu hamil. Selain itu tim pelaksana kegiatan juga membuat games dengan memberikan beberapa pertanyaan terkait informasi dari sosialisasi.Adanya kegiatan PkM ini diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan pada peserta  untu dpay menganalisis kebutuhan pelayanan kesehatan reproduksi bagi ibu hamil berdasarkan Paket Pelayanan Awal Minimum (PPAM) Kesehatan Reproduksi dalam situasi krisis.