Dimas Wahyu Nugroho
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SURVEY TINGKAT KARDIORESPIRASI DAN TEKNIK DASAR BERMAIN SEPAK BOLA SSB PUTRA KALIBOTO Erik Teguh Prakoso; Dimas Wahyu Nugroho; Bima Nur Rozzaq; Tri Waluyo Basuki; Rheynaldi Paundra Perdana
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 2 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i2.7136

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk mengetahui: 1) Untuk mengetahui hasil tingkat kardiorespirasi atlet SSB Putra Kaliboto. Tujuan ini akan dicapai dengan mengukur dan menganalisis indikator tingkat kardiorespirasi. 2) Untuk mengetahui keterampilan teknik dasar atlet SSB Putra Kaliboto. Tujuan ini akan dicapai dengan mengamati dan menganalisis teknik dasar bermain sepak bola, seperti control, passing, dan dribbling. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan metode kuantitatif. Sampel ini adalah 35 atlet SSB Putra Kaliboto Tahun 2025 berdasarkan (Teknik Total Sampling). Pengabdian masyarakat ini dilakukan pada tanggal 25 April dan 26 April Tahun 2025. Teknik pengumpulan data melalui tes di mana data didapatkan dari tes kardiorespirasi dan tes teknik dasar sepak bola. Hasil dari pengabdian masyarakat ini menunjukkan: 1) Hasil tes kardiorespirasi dengan menggunakan VO2max SSB Putra Kaliboto dikategorikan kurang, terdapat 2 atlet (5,71%)yang mendapatkan nilai sangat baik, 11 atlet (31,43%) yang mendapatkan nilai baik, 14 atlet (40%) yang mendapatkan nilai kurang, dan 8 atlet (22,86%) yang mendapatkan nilai kurang sekali. 2) hasil tes David Lee SSB Putra Kaliboto dikategorikan baik, terdapat 2 atlet (5,71%) yang mendapatkan nilai sangat baik, 13 atlet (37,14%) yang mendapatkan nilai baik, 11 atlet (31,43%) yang mendapatkan nilai cukup, 7 atlet (20%) yang mendapatkan nilai kurang, dan 2 atlet (5,71%) yang mendapatkan nilai kurang sekali.