Nurul Citra Astria Wulandari Siregar
Universitas Ngudi Waluyo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Kenyamanan Ibu Hamil Trimester III melalui Edukasi Penerapan Pelvic Rocking Mela Treusna Martiawati; Ana Qurrotu A'yunin; Nurul Citra Astria Wulandari Siregar; Wa Ode Puput Timisela; Carmelita de Deus; Rita Da Conceicao Celeste Barros; Sufadmi; Insiyatul Hasanah; Ninik Christiani
Prosiding Seminar Nasional dan CFP Kebidanan Universitas Ngudi Waluyo Vol. 5 No. 1 (2026): Prosiding Seminar Nasional dan Call for Paper Kebidanan Universitas Ngudi Waluy
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Discomfort in the third trimester of pregnancy, especially lower back pain, is often experienced by pregnant women due to physiological and biomechanical changes during pregnancy. This discomfort is physiological, but if left untreated, it can interfere with daily activities, quality of rest, readiness for childbirth, and the mother's psychological well-being. One non-pharmacological method that can be used to reduce this discomfort is pelvic rocking. The method used in carrying out community service is Hybrid Learning. Community Service will be implemented in three stages: The first stage is preparation by collaborating with partners. The second stage is the implementation stage, before the counseling is carried out, a pre-test is conducted to explore the knowledge of pregnant women. Next, education and training on pelvic rocking are carried out by directly practicing pelvic rocking movements. The third stage is an evaluation through a post-test and direct interviews and concludes with a report on the activity. The results of the community service show that this activity was attended by 20 pregnant women in their third trimester. Before the education about menstrual pain acupressure, it was found that most of the pregnant women's knowledge was in the poor category at 70% with an average score of 47.5 and after being given education, pregnant women had a level of knowledge in the good category at 85% with an average score of 88. It can be concluded that there was an increase in knowledge before and after the education about pelvic rocking. It is hoped that health workers, especially midwives, will integrate education and demonstrations of pelvic rocking into integrated antenatal services and pregnant women's class activities as a promotive and preventive effort in overcoming discomfort in the third trimester of pregnancy.   Abstrak Ketidaknyamanan pada kehamilan trimester III, terutama nyeri punggung bawah, sering dialami oleh ibu hamil akibat perubahan fisiologis dan biomekanik selama kehamilan. Ketidaknyamanan ini bersifat fisiologis, tetapi bila tidak ditangani dapat mengganggu aktivitas harian, kualitas istirahat, kesiapan menghadapi persalinan, dan kesejahteraan psikologis ibu. Salah satu metode nonfarmakologis yang dapat digunakan untuk mengurangi ketidaknyamanan tersebut adalah pelvic rocking. Metode yang digunakan dalam melakukan pengabdian masyarakat yaitu Hybrid Learning. Pengabdian Masyarakat akan dilaksanakan dalam 3 tahap yaitu Tahap Pertama melakukan persiapan dengan cara melakukan kerja sama dengan mitra. Tahap Kedua tahap pelaksanaan, sebelum dilakukan penyuluhan, dilakukan pretest untuk menggali pengetahuan ibu hamil. Selanjutnya dilakukan edukasi dan pelatihan pelvic rocking dengan mempraktekkan langsung gerakan-gerakan pelvic rocking. Tahap Ketiga Melakukan evaluasi dengan cara memberikan posttest dan wawancara secara langsung dan diakhiri dengan membuat laporan kegiatan. Dari hasil pengabdian Masyarakat didapatkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 20 orang ibu hamil trimester III. Sebelum dilakukan penyuluhan mengenai pelvic rocking didapatkan sebagian besar pengetahuan ibu hamil dalam kategori kurang sebesar 70% dengan rata-rata nilai 47,5 dan sesudah diberikan edukasi, ibu hamil memiliki tingkat pengetahuan dengan kategori baik sebesar 85% dengan rata-rata nilai 88. Hal tersebut dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan edukasi tentang pelvic rocking. Diharapkan tenaga kesehatan khususnya bidan untuk mengintegrasikan edukasi dan demonstrasi pelvic rocking ke dalam pelayanan antenatal terpadu dan kegiatan kelas ibu hamil sebagai upaya promotif dan preventif dalam mengatasi ketidaknyamanan kehamilan trimester III.