Anisias Jerico Nahac
Universitas Bakti Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Mata Kuliah Profesi Hukum Dalam Membentuk Karakter Calon Sarjana Hukum Redyana Lutfianidha; Anisias Jerico Nahac; Barnabas Laowo; Guspita Daniar Anggraini
JUSTITIABLE - Jurnal Hukum Vol. 9 No. 1 (2026): Justitiable-Jurnal Hukum
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/justitiable.v9i1.1994

Abstract

Pembentukan karakter moral dan etika profesi merupakan aspek krusial dalam pendidikan tinggi hukum guna melahirkan sarjana hukum yang berintegritas, namun kajian yang secara khusus membahas instrumen kurikuler yang menjembatani penguasaan hukum teoretis dengan internalisasi karakter etis profesi masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pembelajaran mata kuliah Profesi Hukum dalam membentuk karakter calon sarjana hukum di Universitas Bakti Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis-empiris (socio-legal) dengan desain deskriptif kualitatif, melibatkan mahasiswa hukum yang telah menempuh mata kuliah Profesi Hukum, yang dipilih melalui telaah dokumen kurikulum disertai observasi kelas dan kuesioner evaluasi pembelajaran. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi Rencana Pembelajaran Semester (RPS), observasi proses pembelajaran, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan model kualitatif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran mata kuliah Profesi Hukum telah efektif dalam mentransfer pengetahuan teoretis mengenai kode etik profesi (85%), tetapi internalisasi nilai karakter substantif seperti integritas, kejujuran, dan keadilan masih berada pada kategori cukup (58-62%), yang dipengaruhi oleh dominasi metode ceramah (teacher-centered) dan evaluasi yang berorientasi kognitif. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori pendidikan hukum serta memperluas pemahaman tentang kesenjangan kognitif-afektif dalam pembelajaran etika profesi. Simpulan penelitian ini menegaskan pentingnya pergeseran dari metode ceramah menuju pembelajaran berbasis kasus dan reflektif dalam menumbuhkan karakter profesi yang substantif. Implikasi penelitian mencakup kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur pendidikan hukum dan pembentukan karakter, serta implikasi praktis bagi fakultas hukum dalam merancang ulang metode pembelajaran dan evaluasi mata kuliah Profesi Hukum. Studi ini juga membuka peluang penelitian lanjutan mengenai pengukuran longitudinal internalisasi karakter pada lulusan hukum.