Aliya Putri I. Paliudju
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Tadulako, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengembangan Media Buku Cerita Bergambar Berbasis Kearifan Lokal Suku Kaili Ledo Untuk Meningkatkan Perilaku Sosial Anak Aliya Putri I. Paliudju; Andi Agusniatih; Sita Awalunisah; Besse Nirmala
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 4 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i4.8788

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal Suku Kaili Ledo dalam meningkatkan perilaku sosial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian terdiri atas 22 anak kelompok B di TK Handayani Baliase. Data dikumpulkan melalui observasi, validasi ahli bahasa dan media, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan menggunakan uji N-Gain untuk mengukur efektivitas peningkatan perilaku sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa validasi ahli bahasa memperoleh skor 97,2% dan validasi ahli media sebesar 97,2%, keduanya berkategori sangat valid. Hasil uji coba menunjukkan peningkatan perilaku sosial anak, ditandai dengan peningkatan kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dari 14 anak (63,64%) pada pretest menjadi 21 anak (95,45%) pada posttest. Sebaliknya, kategori Belum Berkembang (BB) menurun dari 8 anak (36,36%) menjadi 1 anak (4,55%). Nilai N-Gain sebesar 0,875 atau 87,5% berada pada kategori efektif. Dengan demikian, buku cerita bergambar berbasis kearifan lokal Suku Kaili Ledo dinyatakan sangat valid dan efektif untuk meningkatkan perilaku sosial anak usia 5–6 tahun. Secara praktis, media ini dapat digunakan sebagai alternatif pembelajaran kontekstual yang mengintegrasikan nilai budaya lokal dalam pengembangan perilaku sosial anak usia dini.