Sinta Ratna Dewi
Departemen Farmasi Universitas Muhamadiyah Kalimantan Timur

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Edukasi Pemanfaatan Bunga Telang (Clitoria ternatea) dan Sereh (Cymbopogon citratus) sebagai Upaya Terapi Komplementer Diabetes Melitus dan Hipertensi di Desa Margahayu Sinta Ratna Dewi; Hasyrul Hamzah; Putri Tasya Amanda; Muhammad Nanda Hidayat; Mira Dwi Octaviani
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27571

Abstract

ABSTRAK Diabetes melitus dan hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang, perubahan gaya hidup, serta literasi kesehatan masyarakat yang memadai. Pemanfaatan tanaman herbal sebagai terapi komplementer menjadi salah satu pendekatan yang aman, terjangkau, dan mudah diterapkan di tingkat rumah tangga. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan bunga telang (Clitoria ternatea) dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman herbal pendukung pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2026 di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas masyarakat dan kader PKK setempat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah dan gula darah sewaktu, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan minuman herbal, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan menunjukkan 73,33% peserta memiliki tekanan darah normal dan 26,67% termasuk kategori hipertensi, sedangkan dari 24 peserta yang menjalani pemeriksaan gula darah sewaktu, 79,17% memiliki kadar normal dan 20,83% memiliki kadar tinggi. Sebelum edukasi, 70% peserta berada pada tingkat pengetahuan kurang. Setelah kegiatan, seluruh peserta (100%) menunjukkan sikap positif terhadap pemanfaatan tanaman herbal dan 96,67% peserta mampu mempraktikkan pembuatan minuman herbal dengan baik, serta seluruh aspek kegiatan memperoleh kategori kepuasan sangat baik. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang dan sereh sebagai terapi komplementer yang aman dan mudah diterapkan. Kata Kunci: Bunga Telang, Sereh, Diabetes Melitus, Hipertensi, Terapi Komplementer.  ABSTRACT Diabetes mellitus and hypertension are non-communicable diseases whose prevalence continues to rise and which require long-term management, lifestyle modification, and adequate community health literacy. The use of herbal plants as a complementary therapy is one approach that is safe, affordable, and easy to apply at the household level. This community service program aimed to improve the knowledge, attitudes, and skills of the community regarding the use of butterfly pea flower (Clitoria ternatea) dan sereh (Cymbopogon citratus) sebagai minuman herbal pendukung pengendalian diabetes melitus dan hipertensi. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 17 Mei 2026 di Desa Margahayu, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara dengan melibatkan 30 peserta yang terdiri atas masyarakat dan kader PKK setempat. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah dan gula darah sewaktu, penyuluhan kesehatan, demonstrasi pembuatan minuman herbal, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan kuesioner. Hasil pemeriksaan menunjukkan 73,33% peserta memiliki tekanan darah normal dan 26,67% termasuk kategori hipertensi, sedangkan dari 24 peserta yang menjalani pemeriksaan gula darah sewaktu, 79,17% memiliki kadar normal dan 20,83% memiliki kadar tinggi. Sebelum edukasi, 70% peserta berada pada tingkat pengetahuan kurang. Setelah kegiatan, seluruh peserta (100%) menunjukkan sikap positif terhadap pemanfaatan tanaman herbal dan 96,67% peserta mampu mempraktikkan pembuatan minuman herbal dengan baik, serta seluruh aspek kegiatan memperoleh kategori kepuasan sangat baik. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan bunga telang dan sereh sebagai terapi komplementer yang aman dan mudah diterapkan. Keywords: Butterfly Pea Flower, Lemongrass, Diabetes Mellitus, Hypertension, Complementary Therapy.