Vina Laurensia
Universitas Bakti Tunas Husada

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Peran Keluarga sebagai PMO untuk Mencegah Risiko Putus Obat TBC di Desa Kartamulia Faturrachman Ramadhon; Muchamad Nur Rokhim; Ardawiyah Ardawiyah; Risna Agustina Rahayu; Vina Laurensia; Dichy Nuryadin Zain
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27424

Abstract

ABSTRAK Tuberkulosis (TBC) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional yang kritis, di mana kegagalan terapi serta timbulnya kekebalan obat (Resistant Obat) mayoritas disebabkan oleh ketidakpatuhan pasien dalam mengonsumsi Obat Anti Tuberkulosis (OAT) secara tuntas. Peran Pengawas Menelan Obat (PMO) berbasis keluarga merupakan pilar strategis dalam memastikan kontinuitas pengobatan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan keluarga pasien TBC dalam menjalankan fungsi PMO melalui intervensi edukasi terstruktur berbasis media leaflet interaktif di Desa Kartamulia, Kecamatan Sukamara. Kegiatan PkM dilaksanakan menggunakan desain eksperimen semu one-group pre-test and post-test yang melibatkan 35 orang responden dari pihak keluarga pasien TBC. Pengukuran tingkat pengetahuan dilakukan sebelum dan sesudah intervensi penyuluhan interaktif menggunakan kuesioner tervalidasi yang terdiri dari 10 indikator utama fungsi PMO. Analisis data dilakukan secara kuantitatif menggunakan uji paired sample t-test.Terjadi peningkatan rerata skor pengetahuan peserta yang sangat signifikan dari nilai pre-test sebesar 52,57 (SD ± 12,45) menjadi 89,43 (SD ± 8,12) pada post-test ( 0,001). Seluruh indikator pemahaman, meliputi kepanjangan dan konsep PMO, bahaya putus obat, tugas pemantauan, serta pentingnya dukungan psikososial mengalami peningkatan persentase kelulusan hingga di atas 88%. Edukasi dan pendampingan PMO berbasis keluarga terbukti secara signifikan meningkatkan pemahaman dan kesiapan keluarga dalam mendampingi pengobatan pasien TBC. Saran: Diharapkan pihak Puskesmas dan Pemerintah Desa Kartamulia terus memperkuat program pendampingan kader kesehatan guna mempertahankan kepatuhan minum obat hingga pasien dinyatakan sembuh total. Kata Kunci: Pengawas Menelan Obat, Tuberkulosis, Kepatuhan Berobat, Edukasi Keluarga, Desa Kartamulia.  ABSTRACT Tuberculosis (TB) remains a critical global and national public health issue, where treatment failure and drug resistance are predominantly caused by patient non-adherence to complete anti-tuberculosis treatment (OAT). The role of a family-based Medication Adherence Supporter / Treatment Supervisor (PMO) serves as a strategic pillar in ensuring treatment continuity. This community service program aimed to enhance the knowledge, awareness, and skills of TB patients' families in performing PMO functions through structured educational interventions using interactive leaflet media in Kartamulia Village, Sukamara District. The program was executed using a one-group pre-test and post-test quasi-experimental design involving 35 respondents from TB patients' families. Knowledge levels were measured before and after the interactive counseling intervention using a validated questionnaire comprising 10 key indicators of PMO functions. Data analysis was performed quantitatively using paired sample t-tests. There was a highly significant increase in the mean knowledge score from a pre-test value of 52.57 (SD ± 12.45) to 89.43 (SD ± 8.12) in the post-test ( 0,001). All comprehension indicators including PMO concepts, risks of default, monitoring tasks, and psychosocial support demonstrated improvement to above 88%. Conclusion: Family-based PMO education and mentoring proved to significantly elevate family knowledge and readiness in supporting TB patients' therapy. Local Primary Health Centers and village administrators are encouraged to maintain health worker-guided support programs to ensure uninterrupted treatment adherence until complete patient recovery. Keywords: Treatment Supervisor, Tuberculosis, Medication Adherence, Family Education, Kartamulia Village.