Uljanatunnisa Uljanatunnisa
Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pelatihan Penulisan Feature untuk Alih Wahana Kisah-Kisah Bela Negara bagi Komunitas Literasi di Sumatera Barat Azwar Azwar; Yudie Aprianto; Uljanatunnisa Uljanatunnisa; Haura Asqo Balqis; Mohammad Isa Gautama
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 9 (2026): Volume 9 Nomor 9 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i9.27032

Abstract

ABSTRAK Kisah-kisah lokal yang memuat nilai perjuangan, pengabdian, dan cinta tanah air perlu dialihwahanakan ke dalam bentuk yang lebih dekat dengan pembaca masa kini. Salah satu bentuk yang relevan adalah tulisan feature karena menggabungkan fakta, kedalaman konteks, dan daya tarik bagi manusia. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelatihan penulisan feature untuk alih wahana kisah-kisah bela negara bagi komunitas literasi di Sumatera Barat. Metode yang digunakan adalah mixed methods dengan desain embedded kuantitatif-dominan. Strand kuantitatif menggunakan one-group pre-test dan post-test untuk mengukur perubahan pemahaman peserta, sedangkan strand kualitatif menggunakan Focus Group Discussion (FGD) dan observasi untuk menjelaskan proses belajar, bentuk partisipasi, serta hambatan yang dialami peserta. Kegiatan dilaksanakan di Universitas Negeri Padang pada 29 Juni 2026. Berdasarkan hasil pembersihan data, analisis berpasangan dilakukan pada 9 peserta. Rerata skor pre-test sebesar 93,33 meningkat menjadi 96,67 pada post-test. Secara kualitatif, FGD dan observasi menunjukkan bahwa contoh kisah lokal, latihan penentuan angle, dan praktik menulis membantu peserta memahami alih wahana kisah bela negara menjadi feature, meskipun peserta masih memerlukan pendampingan terkait kedalaman data, penyusunan opening, dan penyuntingan naskah. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini efektif secara deskriptif dalam meningkatkan pemahaman peserta dan mendorong partisipasi menulis, namun perlu pendampingan lanjutan agar luaran dapat berkembang menjadi karya yang siap dipublikasikan. Kata Kunci: Mixed-Methods, Pelatihan Feature, Alih Wahana, Bela Negara, Komunitas Literasi.  ABSTRACT Local stories that embody the values of struggle, dedication, and patriotism need to be repackaged in ways that connect more readily with today’s readers. Feature writing serves this purpose well, as it combines factual grounding, contextual richness, and a human-centered narrative pull. This community service initiative was established to evaluate the effectiveness of a feature-writing training program designed to help a literacy community in West Sumatra adapt national defense narratives into feature pieces. A mixed-methods approach was used, anchored in a quantitatively dominant embedded design. The quantitative strand tracked changes in participants’ understanding using a one-group pre-test and post-test, while the qualitative strand drew on focus group discussions (FGDs) and observational notes to clarify the learning process, the forms of participation observed, and the obstacles participants encountered along the way. The activity took place at Universitas Negeri Padang on June 29, 2026. After data cleaning, a paired analysis was conducted on responses from 9 participants. The average pre-test score of 93.33 rose to 96.67 on the post-test. On the qualitative side, the FGDs and observations suggested that exposure to local story samples, angle-determination exercises, and hands-on writing practice all helped participants grasp how to turn these stories into features. Even so, it became clear that they still need further mentoring, particularly in deepening their factual data, composing effective openings, and revising their drafts. The training appears to have been effective in improving participants’ understanding and encouraging participation in writing. Still, continued follow-up support is necessary if these early outputs are to mature into pieces ready for publication. Keywords: Mixed-Methods, Feature-Writing Training, Repurposing, National Defense, Literacy Community.