rini_25
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendapatan usaha, Jumlah Pembiayaan dan Tenor Terhadap Kelancaran Pengembalian Pembiayaan Mudharabah Pada KSPPS Bakti Huria Syariah Cabang Makassar rini_25; Muslihati; Sirajuddin
AT TAWAZUN: Jurnal Ekonomi Islam Vol 6 No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh pendapatan usaha, jumlah pembiayaan, dan tenor terhadap kelancaran pengembalian pembiayaan mudharabah pada KSPPS Bakti Huria Syariah Cabang Makassar. Permasalahan yang dikaji adalah faktor utama yang mempengaruhi kelancaran kelancaran pembiayaan, khususnya dalam pembiayaan berbasis akad mudharabah yang tidak hanya ditentukan oleh aspek finansial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif. Data diperoleh melalui teknik dokumentasi dari arsip pembiayaan mudharabah, dengan sampel sebanyak 160 anggota yang ditentukan menggunakan purposive sampling . Analisis data dilakukan menggunakan regresi logistik biner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan pendapatan usaha, jumlah pembiayaan, dan tenor berpengaruh signifikan terhadap lancarnya pengembalian pembiayaan mudharabah. Namun secara parsial hanya tenor yang berpengaruh positif dan signifikan, sedangkan pendapatan usaha dan jumlah pembiayaan tidak berpengaruh signifikan. Temuan ini menegaskan bahwa kesamaan jangka waktu pembiayaan menjadi faktor utama dalam mendukung kelancaran pengembalian, dibandingkan dengan indikator nominal seperti pendapatan dan jumlah pembiayaan. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa kelancaran pengembalian pembiayaan mudharabah merupakan hasil interaksi antara faktor finansial, struktur pembiayaan, dan faktor nonfinansial, khususnya karakter anggota. Oleh karena itu, pengelolaan pembiayaan syariah perlu dilakukan secara integratif dengan mempertimbangkan aspek ekonomi, desain akad, dan perilaku anggota secara bersamaan.