Noora Qotrun Nada
Program Studi Informatika, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang, Kota Semarang, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Blue Ekonomi Melalui Pendampingan Penggunaan Website Penjualan Produk Perikanan di Kelurahan Kembangarum Kota Semarang Rizky Muliani Dwi Ujianti; Noora Qotrun Nada; Slamet Budirahardjo; Mohamad Fajarianditya Nugroho; Setyoningsih Wibowo; Arina Aini Nurul Khasanah; Tedy Firmansyah; Muhammad Midz Anul Ulya; Fatima Azzahra
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.953

Abstract

Pemanfaatan pemasaran digital yang belum optimal masih menjadi permasalahan bagi pelaku usaha produk perikanan di Kelurahan Kembangarum. Sebagian mitra masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum mampu memanfaatkan website secara maksimal untuk menyajikan informasi produk serta menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan konsep ekonomi biru melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menggunakan website untuk memasarkan produk perikanan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Wilayah tahun ketiga. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pemasaran digital, pengelolaan akun, pengambilan foto produk menggunakan telepon genggam, penyusunan deskripsi dan harga, pengunggahan produk, pembaruan informasi, serta pengelolaan pesanan. Kegiatan menghasilkan website UP2K PKK Kembangarum sebagai media promosi dan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah pangan, termasuk produk perikanan. Hasil evaluasi terhadap 50 peserta menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 6,5 pada pre-test menjadi 8,6 pada post-test, atau meningkat sebesar 2,1 poin. Mitra juga mampu mengunggah, menyajikan, dan memperbarui informasi produk secara mandiri. Pemanfaatan website mendukung implementasi ekonomi biru melalui perluasan akses pasar yang berkelanjutan, peningkatan visibilitas dan nilai tambah produk perikanan, serta penguatan keberlanjutan usaha masyarakat berbasis hasil perikanan.
Implementasi Blue Ekonomi Melalui Pendampingan Penggunaan Website Penjualan Produk Perikanan di Kelurahan Kembangarum Kota Semarang Rizky Muliani Dwi Ujianti; Noora Qotrun Nada; Slamet Budirahardjo; Mohamad Fajarianditya Nugroho; Setyoningsih Wibowo; Arina Aini Nurul Khasanah; Tedy Firmansyah; Muhammad Midz Anul Ulya; Fatima Azzahra
DEDIKASI SAINTEK Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Al-Hijrah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58545/djpm.v5i2.953

Abstract

Pemanfaatan pemasaran digital yang belum optimal masih menjadi permasalahan bagi pelaku usaha produk perikanan di Kelurahan Kembangarum. Sebagian mitra masih mengandalkan pemasaran konvensional dan belum mampu memanfaatkan website secara maksimal untuk menyajikan informasi produk serta menjangkau pasar yang lebih luas. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan konsep ekonomi biru melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan mitra dalam menggunakan website untuk memasarkan produk perikanan. Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kembangarum, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, sebagai bagian dari Program Pemberdayaan Wilayah tahun ketiga. Metode kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, monitoring, dan evaluasi. Materi yang diberikan mencakup pemasaran digital, pengelolaan akun, pengambilan foto produk menggunakan telepon genggam, penyusunan deskripsi dan harga, pengunggahan produk, pembaruan informasi, serta pengelolaan pesanan. Kegiatan menghasilkan website UP2K PKK Kembangarum sebagai media promosi dan penjualan produk usaha mikro, kecil, dan menengah pangan, termasuk produk perikanan. Hasil evaluasi terhadap 50 peserta menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 6,5 pada pre-test menjadi 8,6 pada post-test, atau meningkat sebesar 2,1 poin. Mitra juga mampu mengunggah, menyajikan, dan memperbarui informasi produk secara mandiri. Pemanfaatan website mendukung implementasi ekonomi biru melalui perluasan akses pasar yang berkelanjutan, peningkatan visibilitas dan nilai tambah produk perikanan, serta penguatan keberlanjutan usaha masyarakat berbasis hasil perikanan.