Ibana Syihab
Universitas Islam Bakti Negara Tegal, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kemampuan Profesionalisasi Guru MI Mambaul Ulum Ujungrusi sebagai Pembelajar Sepanjang Hayat dalam Aktivitas Belajar Mengajar di Kurikulum Merdeka Queen Elvina Sevtivia Asrivi; Mohammad Rafli; Moh. Misbakhul Anam; Ibana Syihab; Eva Maulida; Mahmudah; Riana Sari
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1168

Abstract

Pendidikan dasar saat ini dituntut untuk terus berkembang seiring dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka dan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana guru-guru di MI Mambaul Ulum Ujungrusi mengembangkan kemampuan professional mereka sebagai guru sepanjang hayat dalam aktivitas belajar mengajar di Kurikulum Merdeka. Metode yang digunakan dalam penelitian ini berupa pendekatan deskriptif kualitatif untuk menggambarkan situasi rill dilapangan. Subjek dalam penelitian ini fokus pada dua guru Perempuan yaitu guru yang mengampu di kelas rendah dan guru yang mengampu di kelas tinggi. Instrumen yang digunakan peneliti untuk mengumpulkan data yaitu diri peneliti sendiri yang dibantu dengan pedoman observasi untuk mengamati kelas dan pedoman wawancara untuk mendalami pandangan para guru.Selain itu, HP atau alat perekam juga digunakan sebagai instrument pendukung dalam dokumentasi untuk memperkuat bukti-bukti kegiatan di lapangan. Analisis data dalam penelitian ini menggunkan model interaktif, peneliti melakukan empat tahapan secara bergantian. Tahap tersebut dimulai dari mengumpulkan seluruh data di lapangan, menyaring dan memilah data yang penting, menyajikan data agar mudah dibaca hingga akhirnya menarik kesimpulan yang kuat dan utuh. Hasil penelitian menunjukan bahwa para guru memiliki motivasi yang kuat mengajar dan sudah mandiri dalam memanfaatkan teknologi internet serta video sebagai media belajar yang kreatif. Selain itu, perbedaan cara mengajar antara guru kelas rendah dan kelas tinggi justru menghasilkan kerja sama tim yang kompak dan saling melengkapi. Simpulannya, kemampuan profesional guru sebagai pembelajar sepanjang hayat di madrasah ini sudah berjalan dengan baik, di mana semangat untuk terus belajar dan mengevaluasi diri menjadi kunci utama keberhasilan mereka dalam menerapkan Kurikulum Merdeka.