Ilham Handika
Universitas Mataram, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pemanfaatan Perpustakaan Sekolah Terhadap Minat Baca Siswa pada Jenjang Pendidikan Dasar di SDN 34 Mataram Galu Saputra; Muhammad Erfan; Ilham Handika
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemanfaatan perpustakaan sekolah dan minat baca siswa, serta menganalisis pengaruh pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap minat baca siswa di SD Negeri 34 Mataram. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 122 siswa, yaitu siswa kelas tinggi di SDN 34 Mataram, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling yang menghasilkan sampel sebanyak 42 siswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data meliputi analisis statistik deskriptif, uji prasyarat analisis (uji normalitas dan uji linearitas), serta uji regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pemanfaatan perpustakaan sekolah terhadap minat baca siswa di SDN 34 Mataram. Hasil uji regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat baca siswa dengan nilai signifikansi 0,029 < 0,05. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 1,666 + 1,843X, yang menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit pada pemanfaatan perpustakaan sekolah akan meningkatkan minat baca siswa sebesar 1,843 unit. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,579 menunjukkan bahwa pemanfaatan perpustakaan sekolah memberikan kontribusi sebesar 57,9% terhadap minat baca siswa, sedangkan sisanya sebesar 42,1% dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar penelitian ini. Dengan demikian, optimalisasi perpustakaan sekolah terbukti menjadi instrumen strategis yang efektif bagi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa secara signifikan di lingkungan pendidikan dasar
Pengembangan E-Modul Interaktif IPAS Bermuatan Etnopedagogi di Kelas V SDN 31 Cakranegara Asty Murniati; Ilham Handika; Ibrahim
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1194

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pendidikan menjadi salah satu wujud kesiapan dunia pendidikan dalam menghadapi era disrupsi dan transformasi digital yang menuntut kemampuan berpikir kritis, kolaboratif, dan inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk 1) menghasilkan e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang valid dan 2) menghasilkan e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang praktis untuk peserta didik kelas V SDN 31 Cakranegara. E-modul yang dikembangkan mengintegrasikan kearifan lokal Suku Sasak berupa pengetahuan, nilai, dan praktik budaya ke dalam materi IPAS sebagai konteks pembelajaran yang mengaitkan konsep dengan kehidupan dan budaya lokal peserta didik. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development) menggunakan model 4-D yang meliputi tahap define, design, develop, dan disseminate. Subjek penelitian terdiri atas 1 orang guru dan 24 peserta didik, sedangkan objek penelitian berupa e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi. Instrumen yang digunakan meliputi angket validasi ahli materi dan ahli media, angket respons guru dan peserta didik, serta lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh tingkat kevalidan sebesar 96,43% dari ahli materi dan 95,83% dari ahli media dengan kategori sangat valid. Hasil uji kepraktisan menunjukkan persentase sebesar 100% berdasarkan respons guru, 85,21% berdasarkan respons peserta didik, dan 94,73% berdasarkan hasil observasi keterlaksanaan pembelajaran dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, e-modul interaktif IPAS bermuatan etnopedagogi yang mengintegrasikan kearifan lokal Suku Sasak dinyatakan sangat valid dan sangat praktis sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pembelajaran IPAS di kelas V SDN 31 Cakranegara.