Lareina Lulwa Maritza Hervi
Program Studi Pendidikan Jasmani Sekolah Dasar, Fakultas Ilmu Keolahragaan, Universitas Negeri Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Sosial Orang Tua dan Pelatih dalam Olahraga Push Bike di Kota Salatiga Lareina Lulwa Maritza Hervi; Fery Darmanto
Jurnal Ilmiah Global Education Vol. 7 No. 3 (2026): JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/jige.v7i3.6286

Abstract

ABSTRACT This study aims to analyze the influence of parental and coach support on push bike motivation among young children in Salatiga City. The background of this study is based on the importance of physical activity in supporting children’s physical, mental, and social development, as well as the role of the social environment in enhancing children’s engagement and motivation in sports. This study employs a mixed-methods approach by combining quantitative and qualitative methods. The study sample consisted of 17 respondents, comprising 15 parents and 2 coaches, selected through purposive sampling. Quantitative data were collected via a questionnaire and analyzed using IBM SPSS Statistics with descriptive statistics, while qualitative data were obtained through observation and in-depth interviews and analyzed using NVivo with word frequency, mind map, project map, and hierarchy chart techniques. The results of the study indicate that, quantitatively, all variables fall into the high category, with mean values ranging from 3.00 to 3.64, a maximum value of 4, and a distribution of responses dominated by the “Often” (105) and “Very Often” (112) categories. The relatively low standard deviation values (0.579–0.961) indicate a stable data distribution, while the negative skewness suggests a predominance of positive assessments by respondents regarding social support. Qualitatively, the analysis results show that social support is formed through nine main dimensions, namely motivation, emotional support, instrumental support, direct involvement, parental expectations, instructional approach, peer interaction, parental role, and conflict management. The findings also show that the word “child” is the most dominant term, which confirms the focus on children’s experiences and development in sports activities. The findings of this study confirm that motivation for push bike activities in young children does not develop in isolation, but rather through the synergy of various forms of integrated social support. The roles of parents, coaches, and the social environment are key factors in fostering children’s holistic development. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial orang tua dan pelatih terhadap motivasi olahraga push bike pada anak usia dini di Kota Salatiga. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya aktivitas olahraga dalam mendukung perkembangan fisik, mental, dan sosial anak, serta peran lingkungan sosial dalam meningkatkan keterlibatan dan motivasi anak dalam berolahraga. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed methods dengan menggabungkan metode kuantitatif dan kualitatif. Subjek penelitian berjumlah 17 responden yang terdiri dari 15 orang tua dan 2 pelatih yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data kuantitatif dikumpulkan melalui angket dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics dengan statistik deskriptif, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui observasi dan wawancara mendalam yang dianalisis menggunakan NVivo dengan teknik word frequency, mind map, project map, dan hierarchy chart. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara kuantitatif seluruh variabel berada pada kategori tinggi dengan nilai mean berkisar antara 3,00–3,64, nilai maksimum 4, serta distribusi jawaban didominasi kategori “Sering” (105) dan “Sering Sekali” (112). Nilai standar deviasi yang relatif rendah (0,579–0,961) menunjukkan sebaran data yang stabil, sementara kecenderungan skewness negatif mengindikasikan dominasi penilaian positif responden terhadap dukungan sosial. Secara kualitatif, hasil analisis menunjukkan bahwa dukungan sosial terbentuk melalui sembilan dimensi utama, yaitu motivasi, dukungan emosional, dukungan instrumental, keterlibatan langsung, harapan orang tua, pendekatan instruksional, interaksi teman sebaya, peran orang tua, dan penanganan konflik. Temuan juga menunjukkan bahwa kata “anak” menjadi istilah paling dominan, yang menegaskan fokus pada pengalaman dan perkembangan anak dalam aktivitas olahraga. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa motivasi olahraga push bike pada anak usia dini tidak terbentuk secara individual, melainkan melalui sinergi berbagai bentuk dukungan sosial yang terintegrasi. Peran orang tua, pelatih, dan lingkungan sosial menjadi faktor kunci dalam menciptakan perkembangan anak secara holistik.