Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam praktik pemasaran melalui pemanfaatan berbagai platform digital, salah satunya ShopeeLive yang memungkinkan terjadinya interaksi secara langsung antara penjual dan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi pemasaran melalui live streaming Shopee yang diterapkan oleh akun afiliator @pusatgrosir32 dalam mendukung peningkatan penjualan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan paradigma konstruktivis. Data diperoleh melalui observasi nonpartisipatif, wawancara mendalam dengan pemilik akun dan host, serta dokumentasi. Data kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa @pusatgrosir32 menerapkan empat unsur Integrated Marketing Communication (IMC), yaitu pemasaran digital, periklanan, promosi penjualan, dan penjualan pribadi, yang dikaitkan dengan model AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Share). Strategi tersebut digunakan untuk menarik perhatian audiens, membangun ketertarikan, memberikan informasi produk, serta mendorong konsumen melakukan pembelian. Penerapan live streaming selama 24 jam, penggunaan iklan berdasarkan kondisi jumlah penonton, pemberian berbagai insentif, serta komunikasi langsung antara host dan audiens mendukung proses konsumen dari tahap perhatian hingga tindakan pembelian. Namun, penelitian juga menemukan beberapa hambatan, yaitu omzet yang tidak stabil, gangguan teknis, keterbatasan host dalam merespons komentar ketika jumlah audiens meningkat, serta persaingan dengan afiliator lain. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas sumber daya manusia, perencanaan konten yang lebih konsisten, serta diversifikasi media promosi untuk memperkuat efektivitas strategi komunikasi pemasaran dan mendukung peningkatan penjualan secara berkelanjutan