Stroke merupakan salah satu penyebab kematian dan kecacatan yang mulai mengancam remaja akibat meningkatnya faktor risiko terkait gaya hidup tidak sehat. Namun, pengetahuan remaja mengenai faktor risiko, gejala awal, dan penanganan stroke pra-rumah sakit masih terbatas sehingga diperlukan edukasi yang menarik. Kegiatan bertujuan meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan remaja dalam pencegahan serta penanganan stroke pra-rumah sakit melalui edukasi berbasis video animasi yang dipadukan dengan terapi musik dan Butterfly Hug. Kegiatan melibatkan 31 remaja di Posyandu Remaja Kelurahan Naioni, Kota Kupang. Metode meliputi penyuluhan menggunakan video animasi "Bahaya Stroke pada Remaja" berdurasi 1 menit 23 detik yang dikembangkan bersama dosen IT Politeknik Kelautan dan Perikanan Dumai, diskusi interaktif, praktik penanganan stroke pra-rumah sakit, serta latihan terapi musik dan Butterfly Hug. Evaluasi menggunakan kuesioner pengetahuan, penilaian media, kesadaran dan sikap, Spence Children's Anxiety Scale (SCAS), serta observasi keterampilan. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori baik (41,9%) dan cukup (41,9%), sedangkan kesadaran dan sikap didominasi kategori baik (67,7%). Sebanyak 51,6% responden tidak mengalami kecemasan, 41,9% mengalami kecemasan ringan, dan 6,5% mengalami kecemasan sedang. Peserta mampu mempraktikkan teknik relaksasi dan penanganan stroke pra-rumah sakit dengan benar. Edukasi berbasis video animasi dipadukan dengan terapi musik, Butterfly Hug berpotensi meningkatkan pemahaman stroke dan kesiapsiagaan remaja.