Meyviola Angelica Rumahlaiselan
Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pattimura, Ambon, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Mediasi Kepuasan Kerja Pada Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Meyviola Angelica Rumahlaiselan; Agusthina Risambessy; Asiani Sijabat
Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science Vol 5 No 03 (2026): Jurnal Bisnis dan Manajemen West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jbmws.v5i03.3854

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku yang berjumlah 55 orang. Sampel penelitian berjumlah 55 responden yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh (sensus). Analisis data dilakukan menggunakan aplikasi SmartPLS 4 melalui pengujian model pengukuran (outer model) dan model struktural (inner model). Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja pegawai Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku, yang menunjukkan bahwa semakin baik kondisi lingkungan kerja maka semakin tinggi kepuasan kerja yang dirasakan pegawai; (2) lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga perbaikan lingkungan kerja secara langsung turut meningkatkan kinerja pegawai; (3) kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sehingga semakin tinggi kepuasan kerja maka semakin baik kinerja yang dihasilkan; dan (4) kepuasan kerja terbukti berperan sebagai variabel mediasi dalam pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja tidak hanya secara langsung meningkatkan kinerja, tetapi juga melalui peningkatan kepuasan kerja yang kemudian mendorong pegawai untuk menghasilkan kinerja yang lebih optimal.