Rizaldi Arif Tirtana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS RISIKO KESELAMATAN DAN KESEHATAN (K3) MENGGUNAKAN METODE JSA DAN REBA DI PT ULTRA PRIMA ABADI Rizaldi Arif Tirtana
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT Ultra Prima Abadi merupakan perusahaan distribusi barang konsumsi cepat saji (FMCG) di Surabaya yang melayani kebutuhan ritel dan toko bangunan di wilayah Jawa Timur. Aktivitas operasional utamanya meliputi penerimaan barang dari pemasok, penyimpanan di gudang, penataan barang di rak, hingga pengemasan dan pengiriman ke pelanggan. Kegiatan ini sebagian besar dilakukan secara manual dengan aktivitas fisik berulang, pengangkatan beban bervariasi, serta postur kerja yang sering tidak tepat, sehingga berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja akut maupun gangguan kesehatan jangka panjang seperti keluhan gangguan otot rangga (Musculoskeletal Disorders/MSDs). Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi bahaya keselamatan kerja, menilai tingkat risiko kesehatan akibat postur kerja, serta menyusun usulan perbaikan yang tepat guna menggunakan dua metode pelengkap: Job Safety Analysis (JSA) untuk identifikasi bahaya langkah demi langkah, dan Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk penilaian risiko ergonomi seluruh tubuh. Penelitian dilakukan melalui observasi langsung, wawancara dengan pekerja dan pengawas, serta pengukuran postur kerja pada aktivitas kritis. Hasil analisis JSA menunjukkan terdapat 12 potensi bahaya dengan tingkat risiko berkisar antara sedang hingga tinggi. Sementara itu, analisis REBA yang dilakukan pada postur pengangkatan barang dari lantai memperoleh skor akhir 9 yang termasuk dalam kategori risiko sangat tinggi dan memerlukan tindakan perbaikan segera. Usulan perbaikan yang disusun meliputi perbaikan prosedur kerja, penyediaan alat bantu angkat dan penataan, penyesuaian tata letak gudang, serta pelatihan keselamatan dan kesehatan kerja yang diprediksi dapat menurunkan tingkat risiko secara signifikan dan menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman serta nyaman.