Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBERDAYAAN ANGGOTA KOMUNITAS OMAH GEMBIRA MELALUI PENGEMBANGAN WEBSITE, MANAJEMEN MEDIA SOSIAL, DAN PENGUATAN LIFE SKILLS Paulus Lucky Tirma Irawan; Alfa Christian Rafael Sihite; Alvin Christian Gunawan; Glenn Emmanuel Abraham; Jeremy Natanael Setya Putra; Marcel Maximillian Pandey; Scolastika Luiza Abuk Iru Bere
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Chung Vol. 6 No. 01 (2026): Prosiding SENAM 2026: Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat Universitas Ma Ch
Publisher : Ma Chung Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai respons terhadap belum tersedianya media informasi resmi berupa website serta masih terbatasnya kemampuan pengurus Komunitas Omah Gembira dalam mengelola media digital. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya penyebaran informasi mengenai advokasi inklusif maupun promosi produk hasil karya penyandang disabilitas. Selain itu, peserta disabilitas juga memerlukan penguatan kemampuan motorik, kognitif, dan keterampilan pemanfaatan teknologi digital, khususnya penyuntingan visual berbasis Artificial Intelligence (AI). Program dilaksanakan menggunakan pendekatan pendidikan masyarakat melalui pelatihan interaktif secara tatap muka. Kegiatan meliputi pengembangan website komunitas, pelatihan pengelolaan media sosial bagi 11 pengurus, pelatihan keterampilan hidup berupa pembuatan miniatur bagi 9 penyandang disabilitas, serta workshop pemanfaatan AI untuk pembuatan konten digital yang diikuti oleh 13 anggota komunitas. Evaluasi dilakukan melalui observasi partisipatif dan pengukuran menggunakan kuesioner skala Likert berbasis pre-test dan post-test. Hasil pelatihan life skills menunjukkan peningkatan nilai rata-rata peserta dari 10,33 menjadi 11,33, dengan peningkatan paling signifikan pada aspek motorik halus, sedangkan aspek kognitif mengalami peningkatan yang lebih terbatas karena kompleksitas pemahaman instruksi. Di sisi lain, kompetensi pengelolaan media sosial pengurus meningkat dari rata-rata 25,18 menjadi 33,63. Workshop AI juga memberikan hasil positif, di mana 69,3% peserta mampu mengadopsi teknologi tersebut dengan baik dan 92,3% menunjukkan peningkatan kepercayaan diri dalam mengelola media sosial komunitas. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan pelatihan yang adaptif efektif dalam meningkatkan keterampilan motorik, kompetensi digital, serta kemandirian komunitas secara berkelanjutan.